NASIONAL

DPR MINTA HIPMI JAYA SUKSESKAN INDONESIA HADAPI REVOLUSI INDUSTRI

HARIANTERBIT.CO– Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo meminta pengusaha muda ikut menyukseskan Indonesia dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0. Karena dengan peran para pengusaha muda, diyakini bangsa Indonesia tidak hanya menjadi follower tetapi juga akan menjadi trend setter.

“Revolusi Industri 4.0 adalah keniscayaan yang tidak bisa dielakan. Bangsa kita harus siap. Jika tidak, kita akan tenggelam dalam bayang-bayang bangsa lain,” ungkap Bambang ketika menerima Himpunan Pengusaha Muda (HIPMI) Jakarta Raya di ruang kerja Pimpinan DPR, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (3/4).

Politisi Partai Golkar ini menjelaskan DPR RI telah siap menyambut Revolusi Industri 4.0. Melalui RUU Kewirausahaan Nasional yang tengah dibahas, DPR bersama pemerintah telah sepakat memberikan keringanan pajak kepada wirausaha yang bergerak di bisnis start up. Bamsoet berharap kebijakan ini disambut baik oleh HIPMI Jakarta Raya.

“Kita sedang menggodok aturan agar bisnis start up bisa diberikan keringanan tak perlu membayar pajak diawal 3-4 tahun usahanya. Ini untuk merangsang lahirnya berbagai kreatifitas bisnis start up, sehingga kita mampu unggul dalam Revolusi Industri 4.0,” kata laki-laki yang akrab disapa Bamsoet ini.

Sebagai senior HIPMI, Bamsoet mendorong para anggota HIPMI Jakarta Raya tak lelah belajar dan senantiasa meningkatkan kemampuan masing-masing individu. Bamsoet mengingatkan, persaingan global kedepannya akan semakin sulit karena dunia berubah secara cepat.

“Jangan jadikan HIPMI sekadar tempat mencari pekerjaan. Para angggota harus memanfaatkan wadah HIPMI Jakarta Raya sebagai tempat memperluas jaringan. Membangun networking sangat penting, efeknya akan kalian rasakan di masa yang akan datang. Bangun bangsa dan negara dengan menjadi pengusaha yang berintegritas dan memiliki jiwa nasionalisme.”

Ketua HIPMI Jakarta Raya, Afifuddin Kalla mengatakan, pihaknya mendukung RUU Kewirausahaan Nasional segera disahkan. Bagi HIPMI, RUU tersebut akan menjadi landasan hukum yang kuat dalam meningkatkan jumlah pengusaha, mendorong pertumbuhan ekonomi, sehingga mampu memerangi kemiskinan.

Afifuddin menuturkan, dalam waktu dekat HIPMI akan menyelenggarakan kegiatan pendidikan dan pelatihan kepada para anggotanya. Tema yang diambil juga tidak lepas dari Revolusi Industri 4.0.

“Lebih kurang 300 anggota kita yang baru, mereka bergerak di bisnis start up dan ekonomi kreatif. Kita ingin menyiapkan para anggota HIPMI menyukseskan Indonesia dalam memasuki Revolusi Industri 4.0 melalui berbagai pendidikan dan pelatihan yang diadakan HIPMI Jakarta Raya,” ujar Affifudin Kalla. (ART)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *