KASUS

CW LAPOR RIA KE POLDA METRO JAYA TERKAIT PENCEMARAN NAMA BAIK

HARIANTERBIT.CO – Chandri Widharta (64) alias CW ibu yang mengasuh FA (13), RW (14), OW (13), TW (8), dan EW (10) melaporkan Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak dari Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) berinisial RIA ke Polda Metro Jaya. Laporan ini terkait dugaan pencemaran nama baik dan fitnah melalui media elektronik.

CW melaporkan balik RIA atas tudingan pencemaran nama baik dan fitnah melalui media elektronik. Laporan itu tertuang di LP/1564/III/2018/PMJ/Dit.reskrimsus pada Kamis (22/3/2018).

Kuasa hukum CW, Thomas Edison mengatakan, Reza dilaporkan karena diduga mengeluarkan pernyataan fitnah saat menjadi narasumber di salah satu stasiun televisi swasta.

“Kami keberatan betul terhadap pemberitaan, bahwa Ibu (CW) ini, dituduh melakukan eksploitasi, penganiayaan, dan human trafficking,” ujar Thomas di Polda Metro Jaya, Kamis (23/3/2018) malam.

Ibu CW menggunakan hak hukum untuk melapor kepada Polda Metro Jaya berkaitan dengan pencemaran nama baik atau fitnah melalui elektronik tentang ITE. Karena pemberitaan terhadap ibu ini sudah sangat masif dan tersistematis, menyerang privasi beliau.

“Kami keberatan betul terhadap pemberitaan bahwa ibu ini dituduh melakukan eksploitasi, melakukan penganiayaan dan melakukan tindakan psikis, dan human trafficking. Dan patut diduga kata mereka melakukan penjualan organ tubuh. Luar biasa ini pak,” kata Thomas.

Menurut Thomas, awalnya tak mempermasalahkan LPAI yang melaporkan kliennya ke polisi. Namun, pihaknya menyesalkan komentar-komentar Reza soal kasus tersebut yang dianggap telah mendahului penyelidikan kepolisian.

“Kami tidak berkeberatan dengan laporan itu. Tapi karena laporan ini terlampau masif, tersistematis menyerang privasi maka kami menggunakan hak hukum untuk melaporkan beliau. Dia sebagai warga negara tidak boleh melewati kepatutan, maka kami hari ini melaporkan beliau,” jelasnya.

CW menambahkan masing-masing keluarga kandung dari kelima anak asuhnya itu turut kecewa dengan pernyataan yang keluar dari mulut RIA ketika diwawancarai sejumlah media televisi nasional. Bahkan, kata CW, hampir semua keluarga kandung dari anak-anak asuhnya ada yang menangis melihat komentar Reza.

“Pada saat dengar RIA, semua orang nangis dengar omongan Reza itu,” kata CW dengan nada sedih.

CW juga kembali membantah soal tuduhan penganiayaan dan penelantaran anak asuhnya yang dirawat di sejumlah hotel di Jakarta selama bertahun-tahun.

Dia pun mengaku sangat dirugikan atas pernyataan-pernyataan RIA yang dianggap tidak benar.

“Saya cuma mau tanya, kalau ini enggak benar semua, apa sanksinya sama saya, saya dirugikan begini?” ucap CW.

Kuasa hukum CW menyertakan barang bukti berupa rekaman video dan pemberitaan media massa perihal pernyataan RIA dalam laporan ke Polda Metro Jaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *