NASIONAL

PEMERINTAH AMBIL ALIH PENELITIAN DAN PEMBORAN EKPLORASI GEOTHERMAL

HARIANTERBIT.CO – Wakil Ketua DPR RI, Agus Hermanto mengatakan, pemerintah bakal mengambil alih penelitian dan pemboran untuk ekplorasi geothermal. Hasilnya bakal dijadikan dokumen tender.

“Pengambialihan penelitian dan pemboran ini dilakukan pemerintah karena hal itu beresiko tinggi dan biayanya cukup mahal. Karena berbahaya dan biaya tinggi itu, swsata selama ini enggan melakukan penelitian dan pemboran,” kata Agus.

Hal itu dikatakan politisi senior Partai Demokrat ini saat menerima pakar geothermal dari New Zealand, Rosalind Archer di ruang kerjanya, Senayan, Jakarta, Selasa (20/38).

“Nanti hasil penelitiannya itu betul-betul akurat dan dapat dijadikan dokumen tender untuk membantu pelaksanaan tender. Hasil pemboran dan penelitian yang dimuat dalam dokumen itulah yang akan dibeli para investor pemenang tender untuk mengeksplorasi energi geothermal,” kata anggota dewan pembina Partai Demokrat tersebut.

Dengan penelitian dan pemboran yang dilakukan pemerintah, diharapkan punya kepastian untuk eksplorasi. Energi geothermal, selain ramah lingkungan, juga merupakan energi yang tak ada habisnya untuk dieksplorasi.

Berbeda dengan energi fosil yang akan segera habis dalam jangka waktu 50 tahun ke depan. Untuk tahap awal penelitian dan pemboran ini, Indonesia masih dibantu para peneliti geothermal dari New Zealand.

Ditambahkan, Indonesia juga sedang menyiapkan infrastruktur riset geothermal. Saat ini, proyek uji cobanya dibangun di Waisano, Nusa Tenggara Timur. Saat ini Indonesia belum ada infrastruktur riset geothermal.

“Namun, kita sudah mulai rintis. Dan uji cobanya sudah kita lakukan di Waisano, NTT. Itu pilot project (proyek uji coba) kita. Nanti kita koordinasi dan kumpulkan lagi ahli-ahli geothermal Indonesia. Kita yakin Indonesia akan menguasai teknologi geothermal,” demikian Agus Hermanto. (ART)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *