PERISTIWA

NAPAK TILAS EKSPEDISI LAUT MAGELHAENS AKAN SINGGAHI TIDORE MALUT, 12 NEGARA GELAR RAPAT DI ARGENTINA

HARIANTERBIT.CO – Terkait rencana perjalanan napak tilas ekspedisi laut terbesar dunia Magelhaens 500 tahun lalu yang melibatkan 23 kota dari 12 negara, pada Kamis (15/3) digelar rapat jaringan GNMC (Global Net Work Of Magelhaens City’s) di Argentina.

Hal itu disampaikan Ketua Komite Seni Budaya Nasional (KSBN) Hendardji Soepandji melalui WhatsApp-nya, yang diterima HARIANTERBIT.co, Kamis (15/3) malam.

Menurut Hendardji, dalam kegiatan tersebut nantinya rombongan akan melewati 12 negara yakni, Spanyol, Portugis, Italia, Afrika Barat, Amerika Serikat, Brasil dan Uruguay.

Selain negara tersebut, mereka juga akan melewati Argentina, Chili, Filipina, Brunei Darussalam, serta Indonesia.

Napak tilas akan dilakukan mulai 20 September 2019 di Madrid, Spanyol, dan berakhir di kota ke-23 di Tidore, Maluku Utara (Malut).

“Untuk Indonesia, rombongan dijadwalkan akan berada di Tidore, Maluku Utara selama 40 hari, mulai 8 November hingga 18 Desember 2021,” jelas Hendardji.

“Selama 40 hari di Tidore, mereka akan disuguhi wisata bahari yang dikemas dengan berbagai acara seni dan budaya Maluku Utara,” lanjutnya.

Ketua KSBN Hendardji Soepandji saat mengikuti rapat jaringan GNMC memperingati 500 tahun ekspedisi Magelhaens, di Argentina, Kamis (15/3).

Momentum napak tilas ini juga akan menjadi kilas balik penjelajahan Fernando de Magelhaens yang dimulai dari Spanyol, pada 1519-1521.

Sejarah besar Indonesia menjadi tuan rumah ekspedisi akbar Magelhaens yang dimulai pada
2019 itu merupakan prakarsa Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) dan Pemerintah Kota Tidore, Maluku Utara.

Mereka ingin mengangkat kembali catatan sejarah bahwa kawasan Indonesia bagian timur adalah lumbung rempah-rempah dunia, yang 500 tahun lalu hasil rempah-rempahnya menjadi rebutan bangsa-bangsa Eropa, terutama bangsa Portugis dan Spanyol.

Fernando de Magelhaens adalah penjelajah asal Portugis yang mengabdi kepada Raja Spanyol Charles I. Dia mengakomodasi keinginan Charles I untuk melakukan eksplorasi ke belahan dunia bagian barat, demi mencari sumber rempah-rempah.

Ekspedisi Magelhaens menjadi salah satu tonggak terpenting ekplorasi dunia selain pelayaran Christopher Colombus menemukan Amerika. Magelhaens berhasil membuktikan bahwa Asia bukanlah bagian dari Amerika.

Dalam ekspedisinya, Magelhaens tidak pernah sampai Tidore karena terbunuh di Filipina. Tapi, ekspedisi ini dilanjutkan Del Cano, hingga tiba di Tidore pada 1521. (*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *