KASUS

DI ERA DIGITAL, ULAMA MENJADI ISU SAKRAL

HARIANTERBIT.CO – Di era digital, isu soal ulama mudah disulut dan seakan disakralkan. Untuk itu warga khususnya Nahdliyin diminta pro aktif jika mendengar kabar yang belum jelas kebenarannya, apalagi menyangkut soal agama.

“Perlu klarifikasi dengan aparat berwenang sumbernya jelas jangan percaya dari sumber medsos,” tegas Ketua Tanfidziyah NU Kabupaten Bogor, Dr. KH. Romdoni menyesalkan ramainya berita medsos tentang penganiayaan terhadap hamba Allah, yg di posting akun facebook, Jumat(9/2).

KH. Romdoni juga perintahkan kepada staf jajaran NU Bogor ( zamri dan lukman ) melakukan Klarifikasi atas berita tersebut. Hasilnya, betul, ada kejadian itu, tapi penganiayaan tersebut sesama tetangga gara-gara buah duren. “Sekali lagi bukan ulama, atau kiyai yang dibacok,” tandasnya.

Karena peristiwa tersebut tidak segera dilaporkan ke aparat setempat dan begitu cepatnya medsos memposting kejadian tanpa di klarifikasi dengan kronologi yang salah maka terbangunlah opini seakan-akan ada kejadian luar biasa.

Memang era digital ini menjadikan Ulama sebagai issu sakral dan sangat mudah menyulut emosi masyarakat islam terutama santri tambah KH Doni. PCNU menyampaikan apresiasi atas kerja keras aparat kepolisian Polres Bogor, sehingga masalah ini tidak jadi ancaman kamtibmas di kabupaten Bogor.

PCNU menghimbau masyarakat Nahdliyin di Bogor tenang dan mengedepankan tabayyun, klarifikasi dan selalu berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat. Masyarakat mesti pintar menyaring informasi dan jangan mudah percaya dengan informasi yang tidak bertanggung jawab menyebar tak terkonfirmasi tutur KH. Romdoni

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *