PERISTIWA

MENDIKBUD: ANAK DAN REMAJA YANG MILIKI KEPEDULIAN, BERPOTENSI BESAR SEBAGAI AGEN PERUBAHAN

HARIANTERBIT.CO – Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (Ditjen PAUD dan Dikmas) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggelar Festival Karya Anak dan Remaja, di Gedung A Graha Plaza Insan Berprestasi, Senayan, Jakarta, Selasa (28/11).

Muhadjir Effendy

“Pendidikan untuk anak dan remaja mempunyai tantangan tersendiri, karena pada masa ini mereka tumbuh dan berkembang dengan sangat pesat baik secara fisik, kognitif maupun sosial. Sebagian besar menganggap masa remaja adalah masa krisis dan pencarian identitas diri,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, dalam sambutannya pada acara Festival Karya Anak dan Remaja.

Mendikbud lebih lanjut mengatakan, semua percaya bahwa remaja mempunyai potensi luar biasa. Banyak dari mereka yang memiliki kepedulian lebih kepada lingkungannya. “Anak-anak dengan kepedulian tersebut mempunyai potensi yang besar sebagai agen perubahan,” ujarnya.

Anak-anak dan remaja menjadi sumber inspirasi untuk adik, teman, dan orang dewasa di sekitarnya, menulis dan membaca dongeng, membuat dan memainkan musik, serta membuat karya tulis dan film merupakan beberapa media untuk mengekspresikan kepedulian mereka.

“Kepedulian itu memerlukan saluran untuk mengekspresikannya. Itu sebabnya, dengan mengusung tema “Anak Berkarya untuk Indonesia Hebat” ini merupakan semangat yang harus dikobarkan ketika orang tua, guru dan masyarakat berusaha mengantarkan anak-anak kita, yang saat ini tengah belajar di satuan pendidikan, baik formal maupun nonformal, menjadi Generasi Emas 2045,” ungkap Muhadjir.

Mendikbud menjelaskan, anak-anak kita bukan objek semata dari sistem pendidikan yang kita bangun, tetapi mereka sejak awal juga menjadi subjek yang mempunyai suara dan kemauan berpartisipasi. Mereka mempunyai suara yang mungkin berbeda dari suara kita, orang dewasa.

“Mungkin ide-ide yang mereka miliki sama dengan dewasa, namun cara menyuarakannya berbeda, ekspresi anak dan remaja melalui berbagai media yang mereka minati di antaranya dongeng, karya tulis, film dan musik yang tampil dalam festival ini memiliki manfaat baik untuk mereka,” pungkas Muhadjir. (*/dade/rel)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *