KISRUH

LAHAN PARKIR PASAR SUNTER BIKIN MACET, DIKELUHKAN WARGA

HARIANTERBIT.CO – Kawasan Pasar Sunter Podomoro Jakarta Utara semrawut dan menyebabkan kemacetan lalulintas akibat munculnya lahan parkir dadakan diluar areal pasar yang dikelola oleh oknum Dishub. Sebelumnya lahan ini sengaja dikosongkan dari pedagang liar, alasannya untuk menyambut penilaian Adipura. Tapi kenyataannya dijadikan lahan parkir yang “dilegal”.
Modusnya dengan cara memasang rambu resmi parkir bertuliskan hurup P warna biru. Serta nenempatan jukir dengan tanda pengenal resmi. Padahal, di dalam pasar sendiri sudah tersedia lahan parkir resmi yang cukup luas.

Tanda parkir P asal pasang

Keluhan masyarakat sudah dilayangkan ke Theodor Sianturi Kepala Unit Pengelola Parkir Dinas Perhubungan dan Transportasi ( Dishubtrans) DKI Jakarta, namun tak ada reaksi apalagi tanggapan untuk perbaikan. Karena itu, warga melapor ke DPRD DKI. “Di pasar itu sudah ada lahan parkir luas,” tandas warga.
Dishubtrans DKI Jakarta Andri Yansah yang dihubungi jurnalis Ikatan Media Online (IMO) terkejut dikonfirmasi masalah ini. Dia berterima kasih atas informasi ini. “Saya akan cek ke lapangan. Dasarnya apa dilegalkan untuk parkir ?” Tandasnya.
Di tempat terpisah, dikutip dati media MCWnews.com, Wakil ketua fraksi Gerindra yang juga anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Prabowo Soenirman minta agar Gubernur Anies segera mencopot Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi Andri Yansah. Karena dianggap sudah tak mampu menata perhubungan di Jakarta.
“Dia harus cari orang yg mampu mengantisipasi dinamika sektor perhubungan,” tandas Prabowo kepada. Menurut Prabowo Yanri juga tak mampu menata perparkiran ibukota. Ada pembiaran kepada bawahannya yang berbuntut pada amburadulnya kawasan parkir. Sebagai contoh Prabowo mengungkap banyak trotoar yang telah ditertibkan dari para pedagang tiba – tiba dijadikan lahan parkir resmi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *