PERISTIWA

GURU GARIS DEPAN UNTUK MENCAPAI PEMERATAAN PENDIDIKAN BERKUALITAS

HARIANTERBIT.CO – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) merayakan Hari Guru Nasional (HGN), dan dimeriahkan dengan kesenian lagu-lagu nasional, HGN kali ini menjadi titik evaluasi yang strategis bagi pengambilan kebijakan pemerintah. Kebijakan tersebut di antaranya adalah menjadikan guru lebih kompeten, profesional, terlindungi, dan pada gilirannya lebih sejahtera, mulia dan bermartabat.

“Pemberian tunjangan profesi bagi guru yang telah tersertifikasi, serta tunjangan khusus bagi guru yang mengabdi di daerah khusus akan terus menjadi perhatian. Namun guru-guru yang memiliki keahlian ganda untuk memenuhi kebutuhan pendidikan kejuruan akan terus ditingkatan bersamaan dengan program Guru Garis Depan (GGD) untuk mencapai pemerataan pendidikan yang berkualitas,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, pada peringatan Hari Guru Nasional (HGN), di Kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Sabtu (25/11).

Muhadjir menjelaskan, upaya pemerintah pusat tentu memiliki keterbatasan, oleh karena itu kita berikan apresiasi kepada semua pihak yang telah ikut membantu meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru, tema membangun pendidikan karakter melalui keteladanan guru. Guru mengemban amanat sebagai sosok utama satuan pendidikan.

“Program-program tersebut, untuk memenuhi kebutuhan guru di daerah, pemerintah menyediakan program afirmasi, terdiri dari Program Sarjana Mendidik di Daerah Terluar, Terdepan dan Tertinggal (SM3T), Program Pemberian Subsidi Bantuan Pendidikan Konversi GTK PAUD dan Dikmas, dan Program Diklat Berjenjang bagi Pendidik PAUD. Perlu adanya peran pemerintah daerah untuk ikut serta melakukan redistribusi guru, meningkatkan kompetensi, dan memenuhi kesejahteraan guru yang masih di bawah standar minimum,” ujarnya.

Mendikbud Muhadjir Effendy, ketika bernyanyi bersama siswa-siswa diiringi okestra pada peringatan Hari Guru Nasional, di Kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Sabtu (25/11).

Rangkaian HGN tahun ini, dilaksanakan sejak 23-26 November 2017, beberapa kegiatan diadakan yakni Lomba Karya Inovasi Pembelajaran atau Pengelolaan Satuan PAUD dan Dikmas, Simposium Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah, Lomba Naskah Guru, Lomba Karya Inovasi Karakter Bangsa, dan Seminar Guru Pendidikan Dasar.

Puncak peringatan HGN tahun ini dilaksanakan pada 25 November 2017, di Kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, dihadiri 775 peserta, terdiri dari peserta simposium, seminar, finalis lomba kreativitas dan inovasi, para guru dan tenaga kependidikan, serta 34 organisasi profesi guru.

Peringatan HGN tahun ini juga dimeriahkan dengan Pameran Karya Guru dan Tenaga Kependidikan yang berlangsung pada 24-25 November 2017. Peserta pameran terdiri dari Unit Utama Kemendikbud, Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK), dan Organisasi Profesi Guru.

Tidak hanya acara pameran, pentas seni juga turut memeriahkan Peringatan HGN tahun 2017. Di dalam peringatan HGN itu, Mendikbud memberi pesan kepada para guru untuk menjadi pusat teladan bagi siswa-siswinya. (*/dade/rel)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *