POLRI

SPN TANJUNG BATU KEPRI, MANDIRI DENGAN FASILITAS MEMADAI

HARIANTERBIT.CO – Sekolah Polisi Negara (SPN) Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) yang beroperasi sejak 4 April 2016 dan baru dua angkatan, boleh dikatakan lengkap dan memadai. Sejumlah ruang kelas pun terbilang baru.

Kombes Pol Octo Budhi Prasetyo SIK

SPN yang mengambil lokasi di Tanjung Batu, Pulau Kundur, Kepri itu dijalankan secara mandiri, belum mengganggu APBN dari Mabes Polri. “Sampai sekarang masih dijalankan secara mandiri, belum menggunakan dana APBN. Memang ada dukungan dana APBD dari pemda dan lembaga lain,” ungkap Kepala SPN Tanjung Batu Kombes Pol Octo Budhi Prasetyo SIK, di ruang kerjanya, Sabtu (4/11).

Namun itu, lanjut Octo, tidak terlepas dari pendekatan Kapolda Kepri Irjen Pol Drs Sam Budigusdian MH, dengan membangun komunikasi dan silaturahmi yang baik dengan seluruh stakeholder di Kepulauan Riau, baik dengan Pemprov Kepri, kota dan kabupaten serta kalangan pengusaha, SPN bisa dioperasionalkan. “Karena, Pak Kapolda ini perhatian sekali, benar-benar atensi, dan itu untuk kemajuan Kepri. Jadi, benar-benar bagaimana hubungan Kapolda keluar,” kata Octo.

“Pak Bupati ikut membantu melakukan pengaspalan di sekeliling SPN Tanjung Batu,” tambahnya.

Selain kelengkapan standar dari sebuah SPN, juga dipasang cctv. “Bapak Kapolda sering saya kasih tahu, beliau jauh tapi bisa memantau. Jadi Pak Kapolda suatu saat dapat memantau kegiatan siswa,” ujar Octo.

Seperti diketahui, untuk angkatan pertama SPN ada 200 lulusan dengan pangkat brigadir polisi dua (bripda), di mana sebanyak 77 orang direkrut dari Polda Kepri, sementara sebanyak 123 orang siswa lainnya direkrut dari Polda Metro Jaya.

Dari lulusan angkatan pertama ini, 125 bintara muda ditempatkan di Polda Kepri, yang terdiri atas 77 rekrutmen Polda Kepri dan 43 rekrutmen Polda Metro Jaya. Sedangkan 75 lainnya dikembalikan ke Polda Metro Jaya. Siswa yang lulus dari angkatan pertama menjalani pendidikan dan pembentukan selama tujuh bulan, sejak Agustus 2016.

Untuk angkatan kedua, yang pendidikannya berlangsung sampai awal 2018, ada 227 calon bintara yang semuanya direkrut dari Polda Kepulauan Riau. (*)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *