DAERAH

KOMITMEN FKJP ATASI PENGANGGURAN DI BATAM

HARIANTERBIT.CO — Walikota Batam, Muhammad Rudi, belum lama ini melantik dan mengukuhkan pengurus Forum Komunikasi Jejaring Pemagangan (FKJP) Batam, periode 2017-2019.

Dengan disaksikan sejumlah pejabat Kemnaker RI termasuk Direktur Pemagangan Kementerian Ketenagakerjaan, Asep Gunawan, Walikota Batam Muhammad Rudi ketika megukuhkan kepengurusan itu mengatakan dengan dikukuhkannya FKJP Batam dibawah naungan Kementerian Tenagakerjaan RI dan Disnaker Batam, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif sebagai sebuah wadah dalam mengatasi permasalahan tenaga kerja, dan investasi di Batam.

Pemda Batam berjanji akan dukung FKJP akan bersinergi melalui program Pemko Batam, dalam mengentaskan permasalahan tenaga kerja yang ada yang akan mengganggu stabilitas Kota Batam.

Menyinggung tentang adanya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Muhammadf Rudi mengimbau semua pihak untuk melaksanakaan fungsi masing-masing sehingga bisa memberikan dampak positif terhadap kemajuan daerah di semua sektor baik itu di sektor industri, perekonomian, pendidikan, kemaritiman, pariwisata, sektor pembangunan infastruktur maupun kesejahteraan masyarakat.

Staf Ahli Menteri Kementerian Ketenagakerjaan, Abdul Wahab Bangkona, pada kesempatan itu meminta komitmen Direktur Kementerian Ketenagakerjaan RI untuk bisa mendirikan sebuah lembaga pelatihan khusus, agar tenaga kerja di Batam ini bisa mendapatkan peluang kerja yang bagus didalam negeri dan keluar negeri.

“Kita akan tagih janji Pak Direktur Kementerian Ketenagakerjaan RI, yang akan mendirikan sebuah lembaga pelatihan khusus tahun 2018 nanti, di Kota Batam sehingga mampu membuka peluang dan kesempatan kerja bagi masyarakat Batam ini untuk bisa bekerja keluar negeri, khususnya ke Jepang.”

Ketua FKJP Batam, Sahat Sagala mengucapkan sebagai program awal pihaknya akan mensosialisasikan keberadaan serta peran FKJP ke perusahaan perusahaan, pembuatan website, menjaring kerjasama dengan perusahaan, dan mengajak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Batam, agar dapat menyesuaikan kurikulum atau program pendidikan yang berkesesuaian dengan pemagangan. (sim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *