NASIONAL

MA: TAK SULIT BUAT KPK TETAPKAN KEMBALI NOVANTO TERSANGKA

HARIANTERBIT.CO – Tidak sulit buat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menetapkan kembali Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto sebagai tersangka kasus korupsi Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) yang merugikan keuangan negara lebih Rp2,3 triliun.

“Meski Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan mengabulkan permohonan Setya Novanto, mudah buat KPK menetapkan kembali dia menjadi tersangka karena lembaga ini memiliki banyak alat bukti,” kata Kepala Biro Humas dan Hukum Mahkamah Agung (MA), Abdullah di Gedung MA, Jakarta, Jumat (6/10).

Dikatakan, lembaga anti rusuah tersebut memiliki banyak alat bukti yang sudah dikumpulkan, apalagi KPK berencana bekerjasama dengan Federal Bureau of Investigation (FBI).

Putusan yang mengabulkan permohonan Novanto tentang tak sahnya penetapan tersangka, dikatakan Abdullah, tidak akan menggugurkan kewenangan penyidik menetapkan yang bersangkutan kembali menjadi tersangka. “Apalagi kalau ada dua alat bukti baru yang sah, yang berbeda dengan alat bukti sebelumnya.”

Itu, kata Abdullah, tertuang pada Pasal 2 Ayat (3) Peraturan Mahkamah Agung No 4/2016 tentang Larangan Peninjauan Kembali Putusan Praperadilan. “Sekarang semua tergantung kepada KPK. Kita serahkan kepada KPK, karena mereka tentu sudah punya perhitungan sendiri,” kata Abdullah.

Hakim PN Jakarta Selatan, Cepi Iskandar, 29 September 2017 mengabulkan gugatan praperadilan Setya Novanto sehingga menyatakan bahwa penetapan Ketua DPR itu sebagai tersangka tidak sesuai dengan prosedur.

Hakim berkesimpulan, penetapan tersangka oleh KPK tak berdasarkan prosedur dan tata cara UU No 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, KUHAP dan SOP KPK. Namun, KPK mempertimbangkan untuk mengeluarkan lagi surat perintah penyidikan (sprindik) untuk Setya Novanto. (art)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *