PERISTIWA

BEASISWA CENDEKIA BAZNAS UNTUK 1.250 MAHASISWA

HARIANTERBIT.CO – Dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa melalui beberapa program, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) akan menyalurkan beasiswa untuk 1.250 orang mahasiswa, baik bagi mahasiswa perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Demikian hal tersebut disampaikan Direktur Badan Amil Baznas Mohd Nasir Tajang, saat acara Focus Group Discussion (FGD) Program Pembinaan Penerima Beasiswa Cendekia Baznas di Kantor Baznas Menara Taspen, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (27/9)

“Kita terus berupaya dan berperan aktif dalam memajukan pendidikan nasional, antara lain dengan membuka akses melalui Beasiswa Cendekia Baznas (BCB), dan berharap penerima beasiswa ini dapat berkontribusi nyata dalam pembangunan bangsa, dan menjadi pemimpin yang berkakarter islami,” ungkap Mohd Nasir.

“Mudah-mudahan dengan modal ini, penerima Baznas memiliki standar pembinaan dan berkarakter unggul, baik dan segi keilmuan, kemandirian dan berakhlak islami,” lanjutnya.

FGD ini bertujuan untuk membuat modul pembinaan bagi penerima beasiswa yang tersebar di seluruh Indonesia, dan pihaknya menyebarkan 1.250 beasiswa bekerja sama dengan Kemenristek Dikti, perguruan tinggi dan Baznas provinsi.

Direktur Baznas Mohd Nasir Tajang, praktisi pendidikan dan perumus Program Bidikmisi Kemendikbud Dr Rimbawan, serta pakar dan penulis buku-buku pendidikan Dr KH Ashani Sakho, tampil sebagai pemateri dalam acara Focus Group Discussion (FGD) Program Pembinaan Penerima Beasiswa Cendekia Baznas, di Kantor Baznas Menara Taspen, Jakarta, Rabu (27/9).

Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) merupakan salah satu program unggulan bidang pendidikan Baznas, berupa pemberian beasiswa kepada mahasiswa yang tergolong mustahik atau termasuk asnaf zakat di perguruan tinggi di seluruh Indonesia, baik negeri maupun swasta.

Baznas juga menerapkan program pembinaan bagi para penerima beasiswa, dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas dan prestasi, hal tersebut sejalan dengan sasaran global poin ketiga tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yakni, menjalin akses yang sama bagi semua individu baik perempuan maupun laki-laki, terhadap pendidikan teknik, kejuruan dan pendidikan tinggi, termasuk universitas, yang terjangkau dan bermutu.

Focus Group Discussion ini dihadiri beberapa pemateri dari anggota Baznas di antaranya, Prof Dr Achmad Satori Ismail, Prof Dr Mundzir Suparta, drh Emmy Hamidiyah MSi dan Ir Nana Mintarti MP. Sedangkan pemateri lainnya yakni, Direktur Kemahasiswaan Kemenristek Dikti Dr Didin Wahidin, dosen sekaligus praktisi pendidikan dan perumus Program Bidikmidi Kemdikbud Dr Rimbawaan, Direktur Eksekutif Rumah Kepemimpinan Bachtiar Firdaus, ST, MPP, serta pakar dan penulis buku-buku pendidikan Dr KH Ashani Sakho. (*/dade/rel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *