PERISTIWA

DATO’ TAHIR FOUNDATION ATASI MASALAH 12 TKIB

HARIANTERBIT.CO – Kementerian Ketenagakerjaan menyambut positif tindakan pimpinan Tahir Foundation, Dato’ Tahir untuk membantu menyelesaikan permasalahan terhadap 12 mantan Tenaga Kerja Indonesia Bermasalah (TKIB) di Amman, Yordania.

Sebanyak empat dari 12 TKIB sudah memperoleh haknya dari majikan. Sementara sisanya delapan TKI orang dibantu oleh Bapak Dato Tahir terkait penyelesaian gaji yang tidak terbayar senilai sekitar 111.000 dolar AS.

Adapun keduabelas jumlah TKI tersebut yaitu Tati Hartati binti Hidayat Saman (Tangerang/Banten), Nining Binti Nakib Emin dari Karawang (Jawa Barat), Ikah Islamiyah (Bantul/Yogyakarta), Idah Rosyidah binti Juarta Ana (Bandung/Jawa Barat), Tira binti Tirya (Majalengka/Jawa Barat), Khusnul Khotimah (Pamekasan, Madura/Jawa Timur), Jumiah binti Nurite (Lombok Tengah/NTB), Musjalifah Bt Muin Ahmadi (Banjarmasin/Kalimantan Selatan). Empat TKIB lainnya dari Indramayu (Jawa Barat) yakni Siti Soleha binti Rokman Karyan, Yuyun Yuniati binti Kusen Tasdik, Maslikah Bt Karnadi dan Siti Aisyah binti Kasrim Talim.

Menurut Menaker Hanif, kembalinya 12 TKIB ke Indonesia menunjukkan adanya kerja sama yang baik dari lintas kementerian dan berharap ke depan terus meningkatkan kerja sama di KBRI Yordania, BNP2TKI, Kemlu dan Kemnaker serta semua instansi terkait.

Mayoritas permasalahan yang dihadapi TKIB Yordania menyangkut gaji dan izin tinggal yang tidak dibayarkan majikan. Meskipun selama ini berbagai upaya hukum sudah dilakukan, namun tidak semua upaya TKIB tersebut berhasil memperoleh hasil jerih payahnya. (hasyim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *