NASIONAL

SOAL ETNIS ROHINGYA, PEMERINTAH INDONESIA HARUS PROAKTIF LAKUKAN DIPLOMASI

HARIANTERBIT.CO – Pemerintah di bawah pimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus proaktif melakukan diplomasi untuk membantu menuntaskan krisis yang dialami warga etnis Rohingya di Myanmar.

Wakil Ketua DPR-RI Fadli Zon mengatakan, pihaknya mengharapkan dan menginginkan pemerintah lebih aktif dalam diplomasi. Indonesia adalah negara pemimpin di ASEAN serta negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.

“Pemerintah jangan hanya normatif saja. Harus lebih baik lagi,” jelas Fadli di sela-sela Sidang Parlemen Dunia Pembangunan Berkelanjutan (Forum World Parliamentary Forum on Sustainable Development) yang tengah digelar di BNDCC, Nusa Dua, Bali.

Menurut Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu, pemerintah harus memanggil duta besar Myanmar untuk Indonesia dan melakukan nota protes kepada pemerintah Myanmar.

Dikatakan, langkah yang dilakukan bukan hanya sekedar bantuan kemanusiaan, lebih dari itu, yakni langkah-langkah politik yang bisa meredam kekerasan secara langsung dan juga membuat Myanmar bisa menciptakan perdamaian.

“Kita harus mengecam, bukan harus memahami karena kejadian itu faktual. Kita tahu latar belakang, tapi apapun itu alasannya, tindakan itu tidak bisa dibenarkan,” papar Fadli.

Pada kesempatan terpisah, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah sangat menyayangkan sikap pemerintah dibawah pimpinan Jokowi yang tak hadir dalam Sidang Parlemen Dunia. Padahal, sidang ini dihadiri 285 delegasi dari 47 parlemen dari berbagai negara.

“Momen ini bersejarah bagi Indonesia. Ini merupakan momentum untuk memperkuat diplomasi dan meningkatkan kerjasama dengan negara lain,” kata politisi senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Dikatakan, kehadiran pemerintah dalam Sidang Parlemen dunia itu sangat dibutuhkan sebagai bentuk kepedulian dan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan.

“Ini penting, untuk mengirim sinyal ke dunia bahwa Indonesia komit terhadap pembangunan berkelanjutan,” demikian Fahri Hamzah. (art)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *