NASIONAL

SISTEM ELEKTRONIK SETENGAH HATI

HARIANTERBIT.CO – Membangun sistem ekektronik yang terhubung satu sama lainya secara terpadu di dalam birokrasi yang korup akan mengalami banyak hambatan dari yang sederhana sampai dengan yang dapat menggagalkannya.

Para kaum yang sudah mapan dan nyaman merasa ķetakutan kehilangan berbagai hak istimewa ( previledge) yang selama ini telah dinikmatinya. Kedengaranya aneh apabila ada yang tidak setuju atau berniat menggagalkan proyek-2 pembangunan sistem elektronik.

Menjadikan sistem-2 pelayanan lebih cepat, lebih akurat, lebih transparan, lebih akun tabel bahkan lebih mudah mengaksesnya, merupakan tugas pokok dan tanggung jawab setiap bagian dalam birokrasi. Secara konseptual dan pencanangan program boleh dikatakan semua oke dan setuju.

Namun lagi-2 pada implementasinya, berbagai alasan, dari kendala lapangan sampai dengan political wiĺl semua mungkin terjadi. Mulai dari mark up, menurunkan standar, bermain main dengan pihak-2 lain secara ilegal menghilangkan baràng bahkan orangpun bisa dilakukan untuk gagàlnya implementasi pembangunan sistem elektronik.

Mengapa mereka lebih senang dan nyaman dengan sistem-2 yg manual parsial dan konvensional? Disinilah sarang dan previledge mereka yg dijdikan sumber daya bagi dirinya dan kroni2nya.

Sistem elektronik merupakan kebutuhan, dan standar prestasi bagi birokrasi untuk dapat memberikan pelayanan prima. Tanpa payung hukum dan political will yg kuat dapat dipastikan akan gagal atau digagalkan dari internal. Kalaupun dibangun sebatas kepentingan seremonial seperti untuk launching, atau kegiatan supervisial semata.

Selain payung hukum dan political will yang kuat, juga diperlukan pemimpin yang transformatif yg kuat untuk mengimplenentasikan pembangunan sistem2 elektronik.

ilustrasi

Bagi pemimpin2 karbitan dan produk hutang budi nyalinya menciut ketika diperintahkan membangun sistem-2 elektronik dari tidak tahu, tidak mampu sampai dengan tidak mau semua dapat ditemukan dalam proses penggagalanya.

Membangun sistem-2 elektrinik diperlukan agent yang mengawaki dan mengawal program tsb. Temukan orangnya bangun sistemnya. SDM (sumber daya manusia) lagi-2 menjadi pilar utama reformasi birokrasi. Tatkala salah menunjuk orang jangan berharap program E berhasil. Yang ada dijarah dan mangkrak.

Selain hal tersebut diatas perlu adanya tim transformasi yg merupakan tim kendali mutu, tim back up dan tim yang menjadi soft power. Anggota dari tim ini merupakan representatif dari pakar, pejabat dari berbagai stake holder, LSM, media, dan orang2 ahli lainya untuk dapat saling mendukung dan menjembatani.

Memodernisasi birokrasi bagai melukis di atas awan, tatkala belum siap tim pendukungnya dapat dikatakan pembangunanya setengah hati. Yg antara hidup dan matinya tergantung dari pimpinanya. Tatkala para pemimpinnya care maka akan berkembang cepat. Demikian sebaliknya ganti pimpinan yang tidak peduli maka dari sistem2 elektronik inilah yang akan rontok dan mati terlebih dahulu.-Crisnanda DL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *