DAERAH

MEMBANGUN DARWIS TOP DOWN ATAU BOTTOM UP

HARIANTERBIT.CO – Membangun masyarakat sadar wisata ( mas dar wis), bukan hanya dari atas ( top down) atau dari bawah ( bottom up) melainkan kedua model tersebut saling mendukung. Seperti halnya memperdebatkan antara telur atau ayam yg terlebh dahulu.

Logikanya tentu dari yg di atas karena yg dipilih, diberi mandat, diberi kewenangan, diberi kekuasaan dan berbagai fasilitas lainya. Tatkala para pemimpin atau yg menduduki bagian atas ini kepentinganya berbeda atau jauh panggang dari api untuk mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara, maka yg dilakukan akan jauh atau bahkan bertentangan dengan hal kemanusiaan dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Yang dikerjakan sebatas kesenangan diri dan kelompoknya. Pung nak pung no, mumpung enak mumpung ono apa saja dihajar diembatnya lupa akan rakyat dan anak buahnya.

Mas Darwis akan menjadi bagian penting dalam membangun rasa nasionalisme dan kebangsaan. Kehidupan sehari haripun dapat menjadi suatu peristiwa artistik, masyarakat akan semakin humanis dan sadar akan banyak hal untk semakin manusiawinya manusia.

ilustrasi

Mas darwis selain hidup juga akan memberi kehidupan ( urip lan nguripi) bagi banyak orang. Membangun Mas Darwis dari atas antara lain

1. Ada political will yg berpihak dan mendukung Mas Darwis. Yg dilakukan bukan hanya janji tetapi bukti. Dari hal administrasi, pembangunan infrastruktur sampai dengan marketing dan mendatangkan orang-2. Dalam hal ini semua yang berkaitan dengan Darwis dibangun dari edukasi, infrastruktur dan sistem2nya, fasilitas2, makna dan filosofi hingga jaminan keaman, keselamatan nya pun dibangun. Di samping itu juga membangun sumber daya manusia dan memberi apresiasi para pejuang dan pahlawan Darwis walaupun tingkat lokal.

2. Adanya peminpin2 yang transformatif sebagai agen-2 perubahan. Pepatah mengatakan temukan orangnya baru bangun sistemnya. Para pemimpin ini akan menjadi linking pin penyambung sistem2 formal dan non formal yg mampu memprediksi, mengantisipasi dan memberi solusi.

3. Adanya back up system untk mendukung hidup tumbuh dan berkembanya Mas Darwis. Apabila ada masalah dari administrasi, operasional hingga penegakkan hukum harus tegas, cepat, konsisten dan konsekuen.

4. Mengkampanyekan dan memberi jaminan di kawasan Mas Darwis : anti premanisme, anti narkoba, anti kekerasan dsb.

5. Menyiapkan soft power baik dari kalangan akademisi, tokoh, pakar dsb untk menjadi PR atau sebagai kurator atau mentor dari Mas Darwis

Kelima point tersebut setidaknya secara nyata ada dan dari bawah/ bottom up, secara lokal masyarakat dapat membangun dengan kesadaran tanggung jawab dan disiplin untuk :

1. Mau dan mampu menghormati merawat dan membanggakan lingkunganya. Di sini ada kesadaran bahwa potensi Darwis bukan untuk diperebutkan tertapi secara gotong royong hidup rukun dirawat dan dibangun menjadi suatu ikon yang dapat menjadi tanda karakter bagi lingkunganya.

2. Para lokal hero dapat menjadi pelopor untuk mengajak lingkungan warga menjadi voulenter2 Darwis. Membangun sistem2 komunikasi sosial dan sistem solusi sehingga bila terjadi konflik tidak dengan anarkisme melainkan dapat diselesaikan secara beradab.

3. Membuka spot2 alam, heritage, menorehkan cerita, kisah, legenda s/d fabel atau apa saja yang menjadi cerita rakyat yang menjadi daya tarik bagi lingkungan darwis.

4. Membangun fasilitas publik dari parkir, warung s/d wc umum yg asri bersih nyaman walau sederhana. Keunikan2 lokal ini akan menajdi bagian dari katakter kebangsaan yg cerdas peka dan peduli akan tanah air.

5. Keasrian, kealamian, kebersahajaan kehidupan masyarakat pun akan menjadi sesuatu yang menarik dalam lingkungan Mas Darwis.

Point-2 di atas bukanlah harga mati, namun itu setidaknya yang menjadi stimuli membangun Mas Darwis dari atas maupun bawah, yg senantiasa ada harmoni dalam mewujudkan dan memelihara keteraturan sosial. Mas darwis selain cerdas, cinta dan bangga akan tanah air juga dapat untuk hidup dan memberi kehidupan bagi banyak orang.Crisnanda DL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *