POLRI

JARINGAN KANIBAL MOBIL SECOND DIUNGKAP

HARIANTERBIT.CO – Ranmor Subdit 6 Ditkrimum Polda Metro Jaya mengungkap pelaku kasus kanibal atau ‘kawin mobil’ merupakan pelanggaran tindak pidana dengan tersangka HF (38), UT (42), PT (24) dan SGT (38).

Pelaku melakukan ‘kawin mobil’ curian dan beli mobil lelang kondisi 70% dari asuransi dengan tujuan mendapat surat resmi dan nomor rangka. Kemudian mobil hasil ‘kawinan’ dijual sesuai pesanan.

Kasubdit Ranmor Polda Metro Jaya, AKBP Antonius Agus Ramanto menyampaikan bahwa pelaku memotong nomor rangka mobil yang di beli secara lelang dan ditempel ke mobil hasil curian.

“Modus pelaku melakukan penipuan terhadap konsumen mobil second. Mobil ‘kawinan’ dijual dengan harga tinggi,” ujar Antonius di Polda Metro Jaya, Jumat (11/8).

Pelaku melakukan pencurian sesuai orderan dari LF masuk daftar pencarian orang (DPO). Kendaraan hasil curian diganti nomor rangka dan blok mesinnya, dari mobil yang dibeli dari secara lelang.

“Mobil dijual dengan menggunakan surat resmi dengan harga sesuai pasar. Penjualan melalui perantara atau makelar,” jelasnya.

Beli mobil secara lelang seharga Rp 15 juta, seterusnya beli mobil hasil curian Rp 15 juta.

“Mereka mendapat keuntungan yang berlipat dari hasil penipuan ini,” paparnya.

Antonius menyarankan hati-hati beli mobil second, teliti dan periksa nomor rangka dan blok mesin.

“Bila nomor rangka mobil second yang dibeli, nomor rangkanya sudah ditempel dengan cara di las. Di pastikan mobil tersebut hasil ‘kawinan’,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *