NASIONAL

Zulkifli Hasan: Perempuan Miliki Peran Startegis Bentuk Karakter Bangsa

HARIANTERBIT.CO– Perempuan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter anak bangsa serta menciptakan persatuan dan kesatuan nasional. Karena itu, Kongres Wanita Indonesia (Kowani) harus menjadi bagian terpenting dalam merekat persatuan anak bangsa yang belakangan ini sudah mulai terkoyak.

Hal itu dikatakan Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan ketika menyampaikan Sosialisasi Empat Pilar konsensus berbangsa dan bernegara dihadapan ratusan peserta Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Kowani 2017 dengan tema ‘Melalui Mukernas 2017 Kowani Mengakselerasikan dan Mengoptimalkan Peran Sebagai Ibu Bangsa Untuk Generasi Penerus Yang Sehat, Cerdas dan Berkarakter’ di Kantor Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas) Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (9/8).

Dikatakan Zulkifli Hasan, peran ibu-ibu sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Ibu-ibu lah yang menentukan masa depan bangsa ini. “Kalau Merah Putih koyak-koyak, yang bisa menyatukan hanyalah ibu-ibu. Dan, ibu-ibu pulalah yang perekat bangsa Indonesia ini,” kata anggota Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini.

Lebih jauh dikatakan Menteri Kehutanan 2009-2014 itu, Kowani sebagai wadah perempuan pejuang menjadi tumpuan harapan masyarakat untuk mempersatukan anak bangsa di tengah carut marut kondisi kekinian bangsa Indonesia. “Kaum perempuan yang mampu menjahit Merah Putih robek.”

Peran perempuan yang strategis tersebut, kata Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) itu, mampu menjadi katalisator kondisi kekinian negeri ini. Katalisator itu dimulai dari pembinaan internal di rumahtangga, berlanjut ke lingkungan sampai berkiprah menanggulangi perilaku menyimpang bagi generasi muda.

“Kaum perempuan bisa dilibatkan dalam membantu tugas-tugas Badan Narkotika Nasional (BNN), Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), hingga Pelayanan P:os Terpadu (Posyandu) bidang kesehatan ibu & anak.”

Dalam mensosialisasikan Empar Pilar MPR RI dalam konsensus berbangsa dan bernegara, Zulkifli Hasan mengatakan bahwa dalam negara demokrasi seperti Indonesia, yang berdaulat itu adalah rakyat. “Rakyat yang memilih anggota DPRD Kabupaten/Kota, Provinsi dan DPR RI. Rakyat pula yang memilih Bupati/Walikota, Gubernur dan Presiden. Gunakanlah kedaulutan itu dengan benar. Jangan merasa berhutang budi dengan yang memberi sembako atau uang,” kata dia.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Kowani, Giwo Rubiyanto mendesak MPR RI membantu pendanaan kegiatan organisasi ini yang memiliki banyak organisasi sayap keperempuanan agar lebih maksimal lagi berkiprah untuk negara bangsa ini. Soalnya, saat ini Kowani dalam menjalankan aktifitas organisasi tidak mendapat bantuan dana dari pemerintah pusat.

“Kami meminta ketua MPR untuk mencarikan jalan keluar mendapatkan dana untuk meningkatkan kinerja Kowani, yang selama ini kekurangan anggaran,” ujar puteri mantan Gubernur DKI Jakarta, Wiyogo Atmodarminto tersebut. (art)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *