KASUS

RATUSAN GURU DI KOTA BEKASI BELUM TERIMA DANA SERTIFIKASI

HARIANTERBIT.CO – Ratusan guru sertifikasi yang selama ini mengajar di sekolah TK hingga SMA di Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat, sudah enam bulan belum terima dana sertifikasi. Diduga dana tersebut macet dan terkendala oleh masalah teknis di Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas).

Menurut keterangan, khusus guru TK yang belum turun dana sertifikasi guru ada 15 orang. Itu baru satu kecamatan di Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat.

“Jika dirata-ratakan satu kecamatan ada 30 guru TK, SD, SMP, SMA lalu dikalikan dengan 10 kecamatan yang ada di Kota Bekasi, maka jumlahnya bisa mencapai ratusan guru bermasalah dana sertifikasinya,” ucap salah seorang guru sertifikasi, yang menolak disebut namanya, Kamis (27/7).

Untuk mendapatkan dana sertifikasi, setiap guru harus mengikuti verifikasi melalui Uji Kompetensi Guru (UKG). Uji kompetensi ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana keaktifan guru yang bersangkutan.

Setahun baru cair
Menurut keterangan, dana sertifikasi guru untuk anggaran 2015-2016 lalu, baru cair setelah satu tahun ‘mengendap’. Artinya baru cair setelah April 2017.

Adapun besarnya dana sertifikasi guru TK per orang sebesar Rp1,2 juta per bulan yang diterima per tiga bulan atau per triwulan.

Selain menerima dana sertifikasi, guru juga menerima dana tambahan berupa dana inpassing, yakni tunjangan profesi bagi yang sudah mendapat SK Inpassing.

Sertifikasi ini diikuti guru TK sampai SMA. Tujuan sertifikasi untuk menguji kompetensinya sebagai guru profesional. Dimulai dengan PLPG selama satu bulan. Persyaratan minimal lulus S1, punya NUPTK (Nomor Unit Pendidik Tenaga Kependidikan), sudah mengabdi minimal selama dua tahun. (Nur Terbit)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *