PERISTIWA

BERSINERGI MEMBUMIKAN PANCASILA DALAM BENTUK NYATA

HARIANTERBIT.CO – Akhrom Saleh sebagai salah satu anggota Presidium Komite Relawan Penggerak Pancasila (KRPP) di Jakarta menyampaikan, bahwa Pancasila harus segera diwujudkan dalam bentuk nyata di tengah-tengah masyarakat. Esensi dan implementasi Pancasila segera diwujudkan, sehingga persoalan bangsa cepat teratasi.

Akhrom Saleh

“Sebagai contoh esensi makan itu apa? Makan pastinya kita mau menghilangkan rasa lapar, begitu juga dengan implementasinya adalah sebuah tindakan untuk makan itu sendiri, jadi memang Pancasila bukan hanya sekadar slogan, melainkan benar-benar menjadi bagian kehidupan berbangsa dan bernegara dengan tindakan konkret,” kata Akhrom, Rabu (19/7).

Akhrom menambahkan, membumikan Pancasila kami rasa sifatnya wajib, untuk mengantisipasi ideologi tertentu semakin merebak ke seluruh lapisan masyarakat. Coba kita perhatikan seperti lahirnya Perppu No 2 Tahun 2017 tentang Ormas yang tidak berideologikan Pancasila, ini salah satu bentuk tindakan nyata dari pemerintah dalam menghentikan Ormas yang melanggar undang-undang.

“Hanya, seperti kata pepatah, sebaiknya sedia payung sebelum hujan, artinya membumikan Pancasila bukan hanya menyelesaikan tataran atas, tapi juga menyelesaikan dari akar masalahnya. Banyak formulasi untuk membumikan Pancasila, banyak metode gerakannya, dengan berpegang prinsip Pancasila adalah kita, jadi sekarang harus sudah bergerak ke bawah,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Junaedi KM, salah satu penggagas dan anggota Presidium KRPP, bahwa membumikan Pancasila adalah terciptanya keadilan di seluruh ruang bagi sesama anak bangsa, mewujudnya partisipasi publik dan menjunjung tinggi kemanusiaan. “Untuk itu mari bahu-membahu untuk bersinergi dalam membumikan Pancasila, ingat Pancasila itu sudah final, tidak usah genit dan tergoda dengan ideologi lain yang belum tentu cocok bagi Indonesia kita,” katanya.

Komite Relawan Penggerak Pancasila ini terdiri dari Amares, Kornas-Jokowi, Kornas-Indonesia, RPJB, GARNAS, GRI dan Komunitas Masyarakat Jakarta Timur. “Lahirnya KRPP tentunya sebagai masyarakat Indonesia berkewajiban turut serta berperan aktif dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ungkap Akhrom. (*/dade/rel)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *