PERISTIWA

MILAD PERTAMA FORUM RT/RW, ANIES MINTA JANGAN REPOTKAN WARGA

HARIANTERBIT.CO – Forum RT/RW se DKI Jakarta menggelar pelantikan pengurus baru beserta jajarannya periode 2017-2020, di Ballroom Sunlake Hotel, Sunter, Jakarta Utara, Sabtu (17/6). Kegiatan ini dihadiri sekitar 700 orang pengurus dan anggota RT/RW, Wakil Ketua MPR-RI Hidayat Nurwahid, juga Gubernur DKI terpilih 2017-2022 Anies Rasyid Baswedan membuat pelantikan makin semarak.

Sejarah berdirinya Forum RT/RW se-DKI Jakarta ini, diawali penolakan sebagian pengurus RT-RW di Jakarta, terhadap kebijakan Pemprov DKI Jakarta tentang penggunaan aplikasi Qlue sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) No 903/2016 yang mengharuskan pengurus RT/RW, agar menggunakan aplikasi Qlue, sehari tiga kali, untuk membuat laporan kegiatan dan kondisi wilayah saat itu, hal ini dilakukan sebagai syarat keluarnya dana operasional RT/RW se-DKI Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta terpilih 2017-2022 Anies Rasyid Baswedan (dua kiri), Wakil Ketua MPR-RI Hidayat Nurwahid (kanan), dan Ketua RT/RW DKI Jakarta HM Irsyad (dua kanan), tampak berbincang-bincang di sela-sela menghadiri pelantikan Forum RT/RW se-DKI beserta jajaran periode 2017-2020, di Ballroom Sunlake Hotel, Sunter, Jakarta Utara, Sabtu (17/6).

Menurut Forum RT/RW se-DKI Jakarta, kebijakan itu sudah menyalahi aturan yang telah ditetapkan bersama eksekutif dan legislatif dalam penggunaan APBD DKI Jakarta, tentang uang operasional RT/RW tanpa nomenkelatur harus disertai laporan Qlue. Akibat kebijakan itu, hubungan antara pengurus RT/RW DKI Jakarta menjadi tidak kondusif.

“Berpijak pada keputusan yang tidak demokratis, ditambah dengan sikap arogansi gubernur saat itu, membuat rasa kebersamaan serta solidaritas pengurus RT/RW se-DKI Jakarta, mendeklarasikan Forum RT/RW DKI Jakarta di Tugu Proklamasi, 10 Juni 2016 tepat satu tahun yang lalu,” tutur Ketua Forum RT/RW DKI Jakarta Ir HM Irsyad SE, MM saat memberi sambutan pada acara pelantikan.

“Semoga Forum RT/RW se-DKI Jakarta dapat menjadi mitra Pemprov DKI Jakarta secara profesional, proporsional dan elegan sesuai dengan fungsi dan tugasnya,” harap Irsyad.

Sementara itu, Gubernur terpilih 2017-2022, Anies Baswedan mengatakan, RT/RW ujung tombak dalam pembangunan di DKI. Ke depan ketua RT/RW jangan merepotkan masyarakat, dan harus membuat warga yang bapak atau ibu pimpin dapat mempermudah urusan apa pun, mengayomi, memberikan solusi, warga terbantukan, dan tertolong pada saat kesusahan.

“Kepada seluruh ketua RT/RW, untuk sama-sama memikirkan program apa yang perlu diteruskan, perlu diubah, dan perlu dihentikan. Yang terpenting, terobosan apa yang perlu dilakukan untuk kepentingan warga yang bapak/ibu pimpin,” ujar mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini sambil memberikan semangat kepada seluruh ketua RT/RW yang hadir pada kesempatan tersebut. (*/dade/rel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *