PERISTIWA

WISUDA KE-55: UNINDRA AKAN SELESAIKAN PROSES AKREDITASI PERGURUAN TINGGI

HARIANTERBIT.CO – Rektor Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) Prof Dr H Sumaryoto dalam wisuda ke-55 mengatakan, wisuda kali ini diikuti sebanyak 1.386 lulusan terdiri dari, 648 lulusan program S1 dan 738 lulusan program S2.

Terkait akreditasi dan infrastruktur, Unindra saat ini sedang memproses akreditasi perguruan tinggi, meskipun aturan sekarang selambat-lambatnya tahun 2019, namun Unindra ingin menyelesaikan secepatnya.

“Untuk infrastruktur, Unindra telah menyelesaikan gedung untuk ruang dosen sebanyak dua lantai dan perpustakaan untuk memenuhi persyaratan. Unindra juga sedang menyelesaikan akreditasi program studi yang telah habis masanya dan akan diperpanjang. Hal ini kami lakukan semata-mata Unindra taat akan asas dan konsisten terhadap aturan pemerintah yang berlaku,” kata Sumaryoto, pada acara Wisuda ke-55 Unindra, di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur, Sabtu (29/4).

Rektor Universitas Indraprasta PGRI (Unindra), Prof Dr H Sumaryoto berorasi saat acara wisuda ke-55, bertempat di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur, Sabtu (29/4).
Rektor Universitas Indraprasta PGRI (Unindra), Prof Dr H Sumaryoto berorasi saat acara wisuda ke-55, bertempat di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur, Sabtu (29/4).

“Kami berpesan, semoga para lulusan Unindra dapat menunjukkan integritas sebagai lulusan perguruan tinggi, dan dapat mempraktekkan ilmunya di lingkungan masyarakat. Di era globalisasi, kebutuhan masyarakat dan tuntutan persaingan yang semakin ketat menuntut komitmen yang tinggi pada penyelenggaraan pendidikan yang bermutu,” kata Sumaryoto dalam orasinya.

Rektor Unindra ini menambahkan, perlunya perguruan tinggi menerapkan manajemen mutu terpadu dan sistem jaminan mutu pendidikan untuk menjamin mutu pendidikan agar dapat dipertahankan dan ditingkatkan sesuai rencana. Tantangan dan dampak globalisasi harus dihadapi dan diselesaikan baik pada tingkat wacana maupun kebijakan aksi, dalam dunia pendidikan dituntut mampu memberikan kontribusi yang signifikan.

Dalam menghadapi tantangan tersebut, kata Sumaryoto, Unindra memiliki motto peduli, kreatif, mandiri dan adaptif. Unindra juga selalu meningkatkan mutu pendidikan dan menerapkan kurikulum yang berbasis KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) dengan berlandaskan kepada norma moral, etika, agama, kearifan lokal, nasional, dan jiwa wirausaha. “Unindra berkomitmen selalu ikut andil dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan menyelenggarakan pendidikan yang berkarakter,” ungkapnya. (*/dade/rel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *