DAERAH

PENGUNJUNG KELUHKAN KONDISI JALAN MENUJU WISATA CIJANUN

HARIANTERBIT.CO – Sejumlah pengunjung objek wisata pemandian Cijanun, yang berlokasi di antara Kampung Cijanun dan Lembang Sari, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, mengeluh dengan kondisi jalan menuju kolam pemandian tersebut.

Pasalnya, kondisi jalan yang sempit dan banyak bebatuan serta berlubang, membuat para pengunjung khawatir untuk melintas jalan tersebut.

Sekitar dua kilometer, jalan menuju kolam pemandian Cijanun, dalam kondisi rusak. Sementara jumlah pengunjung terus ramai terutama pada Sabtu dan Minggu.

Kondisi jalan yang sempit sebabkan kemacetan panjang menuju tempat wisata pemandian Cijanun.
Kondisi jalan yang sempit sebabkan kemacetan panjang menuju tempat wisata pemandian Cijanun.

Hal ini membuktikan bahwa potensi objek wisata alam yang berada di dataran tinggi kawasan Gunung Burangrang. Lokasinya cukup jauh dari pusat keramaian Kabupaten Purwakarta, sangat diminati. Pengunjung pun tidak hanya dari warga Purwakarta dan sekitarnya, tapi dari berbagai daerah seperti, Bandung, Subang, Karawang dan Bekasi serta kota lainnya.

“Namun sayangnya, potensi wisata Cijanun tidak disertai dengan akses jalan yang memadai alias jalan mulus,” ucap Ujer, salah seorang pengunjung.

Dikatakan Ujer, pada saat ia dan keluarganya berkunjung ke objek wisata Cijanun, pada Minggu (9/4).

Betapa khawatirnya dia saat melalui jalan menuju Cijanun, karena jalan yang sempit atau dengan lebar sekitar 1,5 meter belum lagi kondisi jalan banyak batu-batu yang tajam dan berdebu. Bahkan jalan tersebut tidak dapat dilalui dua jalur bagi kendaraan roda empat.

“Waktu selesai mengunjungi pemandian Cijanun, sempat terjadi kemacetan karena kondisi jalan yang sempit itu sangat tidak memadai untuk digunakan dua jalur kendaraan roda empat,” ujar Ujer.

Pantauan HARIANTERBIT.co, Minggu (9/4), pengunjung di wisata pemandian alam Kampung Cijanun ini sangat ramai. Terbukti beberapa lahan parkir di sekitar area pemandian tampak penuh dengan kendaraan roda dua dan roda empat.

Namun lagi-lagi para pengunjung sangat menyayangkan akses jalan menuju wisata pemandian Cijanun, yang dirasakan tidak memadai.

Sementara saat akan ditanyakan kepada Imron, selaku pemilik atau pengelola objek wisata pemandian Cijanun, yang bersangkutan tidak berada di tempat. Menurut karyawannya, Imron sedang sibuk memantau kondisi objek wisatanya (Cijanun-red). “Bapak jarang di tempat, biasanya suka keliling lokasi wisata ini,” kata seorang petugas. (ronny)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *