POLRI

EVALUASI GANJIL GENAP, 7.260 PELANGGAR DITILANG

HARIANTERBIT.CO – Program Ganjil Genap merupakan transisi pengganti kebijakan three in one yang secara efektif diberlakukan sejak 30 Agustus 2016 di evaluasi. Hasil tujuh bulan penerapan program Ganjil-Genap untuk mengatasi kemacetan di Jakarta, terdapat 7.260 pengendara yang melanggar dan ditilang.

Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto mengatakan selama berlangsungnya program Ganjil-Genap, pihaknya telah melakukan beberapa kali pengkajian.

“Indikator pengkajian itu mencakup travel time, delay atau penundaan, percepatan, volume arus lalu lintas, dan perpindahan moda pribadi ke angkutan umum,” ujarnya.

AKBP Budiyanto menyampaikan dari sejumlah indikator yang menjadi obyek pengkajian, Polda Metro Jaya telah melakukan aspek penegakan hukum, baik dengan sistem tilang maupun teguran. Penegakan hukum dengan teguran diberlakukan kepada 9.033 pelanggar.

Adapun rincian barang bukti yang diperoleh adalah surat izin mengemudi (SIM) sebanyak 5.009 lembar, surat tanda nomor kendaraan (STNK) 2.250 lembar, dan satu unit kendaraan bermotor.

Program Ganjil-Genap diberlakukan setiap hari Senin-Jumat, pada pukul 07.00-10.00 WIB dan 16.00-20.00 WIB. Program ini mencakup sejumlah ruas jalan protokol Jakarta, yaitu Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan MH Thamrin, Jalan Sudirman, Jalan Sisingamangaraja, dan sebagian jalan Gatot Soebroto yaitu Simpang Kuningan hungga Gerbang Pemuda, Senayan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *