DAERAH POLRI

MULAI 13 MARET, JALAN MARGONDA RAYA DEPOK DIBERLAKUKAN ‘CONTRA FLOW’

HARIANTERBIT.CO – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Depok, Jawa Barat, melakukan simulasi contra flow lalu lintas di Jalan Margonda Raya, Jumat (10/3) pagi. Simulasi dilakukan terkait penerapan sistem contra flow yang akan dilakukan pada Senin (13/3) mendatang.

Rekayasa lalu lintas dengan sistem contra flow ini menurut Kasatlantas Polresta Depok Kompol Sutomo, sangat perlu dilakukan, mengingat banyaknya jumlah kendaraan yang melintas di Jalan Margonda Raya di saat jam sibuk.

Petugas Satlantas Polresta Depok, Jawa Barat, melakukan simulasi contra flow lalu lintas di Jalan Margonda Raya, Jumat (10/3) pagi. Simulasi dilakukan terkait penerapan sistem contra flow yang akan dilakukan mulai Senin (13/3).
Petugas Satlantas Polresta Depok, Jawa Barat, melakukan simulasi contra flow lalu lintas di Jalan Margonda Raya, Jumat (10/3) pagi. Simulasi dilakukan terkait penerapan sistem contra flow yang akan dilakukan mulai Senin (13/3).

“Contra flow akan mulai diberlakukan Senin besok. Jalurnya mulai dari simpang Juanda hingga fly over UI. Untuk pagi hari dimulai pukul 06.00 sampai pukul 08.00, sedangkan di sore hari dimulai pukul 16.00 hingga pukul 18.00,” tambah Sutomo kepada HARIANTERBIT.co, Jumat (10/3).

Sutomo menambahkan, kemacetan parah juga kerap terjadi di Jalan Margonda Raya pada saat akhir pekan. Karenanya, dengan adanya contra flow ini diharapkan dapat mengurai kemacetan lalu lintas kendaraan tersebut.

“Sosialisasi dilakukan pada hari ini kepada para pengendara dan sejumlah spanduk pun sudah kita pasang di lokasi-lokasi strategis. Tujuannya agar warga mengetahui pemberlakuan sistem ini, sehingga diharapkan pada pelaksanaannya nanti sudah kaget lagi,” lanjut Sutomo.

Kawasan Jalan Margonda Raya yang merupakan jalur protokol di Kota Depok menjadi perlintasan utama warga Depok untuk menuju Jakarta. Kemacetan lalu lintas yang terjadi di kawasan itu bukan hanya disebabkan banyaknya kendaraan pribadi yang melintas, namun juga diakibatkan banyaknya angkutan umum yang sering mengetem.

Kemacetan yang kerap terjadi di Jalan Margonda Raya seharusnya tak hanya menjadi kewajiban pihak kepolisian saja untuk melakukan penataan. Pihak Dinas Perhubungan Kota Depok juga bertanggung jawab dalam menata kawasan Jalan Margonda Raya. (arya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *