DAERAH

SIDAK PROYEK GEDUNG SETDA, ANGGOTA KOMISI B BUKA PAKSA KUNCI GERBANG

HARIANTERBIT.CO – Aneh, pintu gerbang proyek kok digembok. Ini yang membuat kalangan Komisi B, DPRD Kota Cirebon yang tengah inspeksi mendadak (sidak) kembali menjadi kesal. Terlebih pembangunan gedung sekretariat daerah (setda) delapan lantai tersebut progresnya hingga saat ini masih belum jelas.

Kalangan Komisi B pun kesal melihat pintu gerbang yang digembok.  Pintu masuk yang terkunci ini membuat komisi B menunggu dan sempat sedikit emosi, namun akhirnya pintu dibuka dengan cara memotong kunci dengan menggunakan las.‬

Ketua Komisi B DPRD Kota Cirebon H Watid Shahriar mengatakan, pihaknya melihat baru 13 persen progres pembangunan gedung setda delapan lantai. Akan tetapi, semua tiang pancang sudah terpasang.

Sidak Komisi B Kota Cirebon, ke lokasi proyek pembangunan gedung sekretariat daerah delapan lantai, Kamis (23/2).
Sidak Komisi B Kota Cirebon, ke lokasi proyek pembangunan gedung sekretariat daerah delapan lantai, Kamis (23/2).

Dengan sisa beberapa hari lagi, lanjut Watid, untuk awal Maret yang targetnya 15 persen, nggak akan benar. Karena seharusnya perkiraan minggu ini bisa mencapai 25 persen, jadi deviasinya masih sangat besar, dan sebenarnya setiap minggu di dalam schedule progresnya tiga persen. ”Saat ini progres baru 13 persen, dan pihak kontraktor berjanji awal Maret progres bisa mencapai 15 persen,” ungkapnya.

“Pihaknya akan terus mengawasi progres pembangunan di awal Maret seperti apa, dan 2-3 minggu ke depan progresnya harus melonjak jauh, minimal 10 persen agar bisa mengimbangi time schedule yang ada,” tandas Watid.

Jika dua minggu ke depan, sambung Watid, masih tidak ada progres, berarti kontraktornya benar-benar tidak profesional. Semoga minggu ke depan deviasinya semakin sedikit. Tidak hanya itu, pihaknya sangat menyayangkan karyawan yang bekerja masih sedikit dan tidak dilengkapi dengan peralatan keselamatan kerja. Apalagi ada yang kerja sambil merokok.

”Pihak kontraktor harus benar-benar mematuhi keselamatan kerja dan menegur karyawan yang tidak disiplin. Jangan dibiarkan begitu saja,” tegasnya.

Sementara itu, Pepen Supendi SmHk, aktivis Cirebon menyatakan, apa yang dilakukan pihak Komisi B adalah baik untuk proyek tersebut. Sebab apa yang dipantau dewan semata agar rencana, pelaksanaan dan target kegiatan bisa tercapai sesuai waktu yang disediakan.

“Saya yakin apa yang menjadi kekhawatiran kalangan dewan di Komisi B akan terjadi, jika kondisi pembangunan masih seperti ini. Jadi wajar saja jika mereka membuka paksa kunci pintu gerbang proyek karena tidak bisa memantau langsung dari dekat, dan ini harus menjadi perhatian serius Wali Kota Cirebon,” terang Pepen, Kamis (23/2) saat dimintai komentarnya seputar sidak Komisi B ke lokasi pembangunan gedung setda delapan lantai. (nurudin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *