PERISTIWA

MAU NYABU, PIMPINAN ORMAS DAN TIGA TEMANNYA DITANGKAP

HARIANTERBIT.CO-Aparat Polsek Sawangan menangkap empat pemuda yang hendak berpesta sabu di wilayah Tangerang Selatan, Minggu (5/2) dinihari tadi. Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan lima paket sabu yang dikemas dalam lima plastik berukuran kecil. Satu dari tersangka merupakan pimpinan Ormas terkenal di wilayah Tangerang Selatan.

Penangkapan para pemuda yang ingin berpesta sabu itu terjadi saat Tim Buser Polsek Sawangan dipimpin Panit Buser Aipda Sarwo Edi, tengah melakukan tugas rutin melakukan observasi di wilayah hukumnya, Minggu (4/2) dinihari. Saat itu petugas memperoleh informasi tentang lokasi transaksi jual beli sabu di Jalan Kemiri Raya RT 03 RW 004, Pamulang, Tangerang Selatan.5sabu

“Kami mendapat informasi kalau ada transaksi narkoba di lokasi itu. Kami pun langsung meluncur ke lokasi tersebut dan mendapatkan empat pemuda yang menunjukan gerak gerik mencurigakan. Setelah kami geledah, ternyata mereka kedapatan membawa sabu,” papar Aipda Sarwo Edi, Panita Buser Polsek Sawangan, Minggi (5/2).

Aipda Sarwo mengakui jika salah satu tersangka yang diamankan itu adalah Ketua Ormas Kembang Latar wilayah Pamulang, Chairul Kahar alias Iyung,30. “Iyung ini baru saja selesai menjalani hukumannya untuk kasus ranmor,” lanjut Sarwo.

Dari keterangan para tersangka, polisi mendapat informasi bahwa lima paket sabu itu dipesan Iyung dari seorang bandar besar. Lima paket sabu itu adalah pesanan Maulana Eko Priyono,29, tersangka lainnya yang turut diamankan bersama Iyung.

Selain Iyung dan Maulana, dalam penangkapan Minggu (5/2) dinihari itu polisi juga mengamankan dua tersangka lainnya, yakni Aris Herdiansyah,20, dan Syamsudin Priyadi,24. Aris dan Syamsudin merupakan kurir narkoba yang biasa mengantar pesanan.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini para tersangka mendekam di ruang tahanan Mapolsek Sawangan. Mereka diancam dengan Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.(arya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *