KISRUH

RUMAH BOSS PANDAWA DITEROR BOM

HARIANTERBIT.CO – Kisruh soal bisnis investasi Pandawa Group berbuntut panjang. Rumah salah satu boss Pandawa Group di Jl Anggrek 7 Nomor 31 RT 02 RW 02, Sawangan, Depok, Jawa Barat, diteror bom, Jumat (3/2) siang. Sebuah benda sebesar tas ransel dan dibungkus plastik hitam, diletakkan orang tak dikenal di dalam rumah tersebut.

Kejadian ini pun mengundang kepanikan warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian. Bahkan sejumlah warga yang tinggal berdekatan dengan rumah tersebut, terpaksa keluar rumah karena khawatir terjadi ledakan. “Kita takut mas. Soalnya takutnya itu bom,” ujar Putri, warga di lokasi kejadian.

Sebuah benda sebesar tas ransel dan dibungkus plastik hitam, diletakkan orang tak dikenal di dalam rumah salah satu boss Pandawa Group di Jl Anggrek 7 Nomor 31 RT 02 RW 02, Sawangan, Depok, Jawa Barat, Jumat (3/2) siang, diteror bom.
Sebuah benda sebesar tas ransel dan dibungkus plastik hitam, diletakkan orang tak dikenal di dalam rumah salah satu boss Pandawa Group di Jl Anggrek 7 Nomor 31 RT 02 RW 02, Sawangan, Depok, Jawa Barat, Jumat (3/2) siang, diteror bom.

Sebelumnya, pada Kamis (2/2) malam, Putri sempat mendengar informasi ada sebuah mobil yang masuk ke dalam rumah milik Subadri itu. “Tapi saya nggak tahu apa yang dilakukan orang itu di dalam rumah Pak Badri,” lanjut Putri.

Menurur warga, Subadri sekeluarga sudah tak berada di rumahnya sejak tiga minggu lalu. Rumahnya ditinggal begitu saja, dibiarkan kosong.

Kapolsek Sawangan Kompol Sutarjo mengatakan, sempat ada penelepon gelap yang menghubungi ke kantornya. Sang penelepon mengatakan, ada bom di sebuah rumah di Jalan Anggrek 7 Nomor 31. “Kami pun menindaklanjuti informasi itu, dan ternyata benar ada benda mencurigakan,” papar Kompol Sutarjo.

Khawatir benda tersebut berbahaya, aparat kepolisian setempat menghubungi tim penjinak bom di Mako Brimob Kelapa Dua. Tak lama adanya laporan tersebut, Tim Gegana pun tiba di lokasi kejadian, dan langsung melakukan upaya pengamanan. Hingga menjelang sore, upaya pengamanan dan evakuasi benda mencurigakan itu masih berlangsung. (arya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *