PERISTIWA

KOPASSUS BANTU CARI DUA NAPI KABUR DARI LP NUSAKAMBANGAN

HARIANTERBIT.CO – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia meminta bantuan anggota Komando Pasukan Khusus TNI Angkatan Darat untuk memburu dua narapidana yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Mereka bergabung bersama anggota Kepolisian dari Polda Jawa Tengah dan sejumlah petugas Lapas Nusakambangan yang sudah melakukan pencarian sejak hari pertama napi tersebut kabur.

“Operasi tetap dilakukan. Dan kemarin dari TNI AD turunkan Kopassus untuk membantu petugas Pemasyarakatan menangkap dua pelarian. Anjing pelacak juga masih ada di sana sekitar situ. Polda juga sudah turun dari awal,” kata Kepala Kemenkumham Jawa Tengah, Bambang Soemardiono di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (26/1).

Menurut Bambang, hasil pemeriksaan sementara, Kemenkumham Jateng menemukan pelanggaran standar operasional prosedur dari Lapas Nusakambangan saat melakukan penjagaan.

“Pemeriksaan sudah berjalan tapi butuh pendalaman. Tapi kita melihat sebagian SOP tidak dilaksanakan, nanti akan kita lihat,” ujar Bambang.

Kedua Napi Nusakambangan yang kabur bernama M Husein (43) dan Syarjani Abdullah (40). Mereka melarikan diri dari Lapas Batu pukul 14.00 WIB, Sabtu 21 Januari 2017. Namun kamera CCTV di Dermaga Wijayapura sejak pukul 13.20 WIB hingga pukul 16.00 WIB tidak menangkap tanda-tanda dua napi tersebut kabur dengan melewati jalur resmi.

Bambang mengakui saat Husein dan Syarjani kabur dari Lapas Batu, tidak semua petugas melakukan penjagaan di titik-titik rawan.

“Hasil pemeriksaan sementara ada 15 titik yang harus dijaga oleh petugas. Saat kejadian ada 6 titik. Ada 9 titik yang tidak terjaga oleh petugas. Tapi kami segera dibantu dengan CCTV memqsang titik yang tidak terjangkau,” ungkap Bambang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *