KASUS

KANTOR PANDAWA DIBERI GARIS POLISI

HARIANTERBIT.CO – Aparat kepolisian menyegel dua kantor milik Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Pandawa Mandiri Group (PMG) di Jalan Raya Meruyung, Limo, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (26/1). Penyegelan dilakukan dengan memasang garis polisi di kedua kantor tersebut.

Polisi menyegel Kantor KSP PMG yang berada di Jalan Raya Meruyung Nomor 8A, RT 002/RW 024, Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Kota Depok, Jawa Barat. Kantor Cabang KSP PMG lainnya yang terletak dekat Perumahan Green Cinere, di Jalan Meruyung, Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Kota Depok, Jawa Barat, juga dipasangi garis polisi.

Menurut keterangan warga bernama Dewi, Kamis (26/1) siang sekitar pukul 12.22 WIB, kantor utama KSP PMG, didatangi tujuh anggota polisi berpakaian Turn Back Crime. Mereka langsung memasang garis polisi di sekeliling kantor cabang tersebut.

“Sebelum dipasangi garis polisi, mereka sempat bertanya ke saya, ini kantor ada akses ke samping enggak? Saya jawab tidak,” ujar Dewi.

Dewi menambahkan, usai memasang garis polisi, aparat kepolisian yang datang  membawa seorang satpam kantor tersebut untuk minta ditunjukkan lokasi kantor KSP PMG lainnya.

“Tadi pas disegel cuma ada dua Satpam. Salah satu satpam juga sempat dibawa,” lanjut Dewi.

Petugas keamanan komplek ruko di kantor utama Pandawa itu, Hidayat alias John (33) mengatakan, aktivitas di kantor KSP PMG sudah terhenti sejak Rabu (25/1). “Tapi disegel baru tadi siang (Kamis, 26/1-red) sama polisi,” jelas Hidayat.

Meski ditutup, Hidayat beberapa kali melihat sejumlah orang berdatangan untuk memfoto situasi kantor tersebut. “Saya menduganya orang-orang itu adalah nasabah. Soalnya banyak yang nanya-nanya. Mereka kaget ada garis polisi,” tutur Hidayat.

Sementara itu, garis polisi juga dipasang di kantor cabang KSP PMG lainnya yang juga berada di Jalan Meruyung. Siang hari sekitar pukul 12.00, sejumlah anggota polisi menggunakan satu minibus mendatangi ruko bernomor RK-05 tersebut.

“Saya agak lupa jumlahnya berapa. Tapi polisi dari Polres dateng dengan 1 mobil,” ucap Nurcholis, pengawas Perumahan Permata Green  Cinere.

Nurcholis mengatakan, ruko berlantai tiga itu merupakan tempat peminjaman modal bagi oara nasabah KSP PMG. Sepengetahuannya, ruko tersebut memang dibeli salah satu pengurus KSP PMG pada enam bulan lalu seharga Rp1,6 miliar.

“Ruko ini suka didatangi nasabah KSP PMG pada hari-hari tertentu. Bahkan kadang suka memenuhi lapangan parkir. Tapi sejak Tahun Baru 2017, ruko ini sudah tidak banyak didatangi orang-orang lagi,” ujar Nurcholis.

“Pada banyak yang ke sini, oleh satpam sini di arahkan ke rumah Pak Nur (pemilik KSP MPG),” jelas Nurcholis lagi.

Dari pantauan di kedua kantor KSP PMG tersebut, tidak terlihat adanya aktivitas, termasuk petugas keamanan yang biasa berada di depan kantor itu.

Namun di kantor utama KSP PMG terpasang selembar kertas pengumuman berbunyi, “Sehubungan dengan persiapan Rapat Anggota Tahunan (RAT) KSP Pandawa Mandiri Group Tahun Buku 2016 yang rencananya akan diselenggarakan pada 25 Januari 2017, maka dengan hal tersebut kegiatan operasional koperasi diliburkan sampai dengan waktu yang akan ditentukan kemudian”. (arya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *