POLRI

TANGKAL KEJAHATAN DENGAN ‘PANIC BUTTON’

HARIANTERBIT.CO – Aksi kejahatan yang kerap terjadi, membuat masyarakat menjadi resah. Namun kini kekhawatiran masyarakat itu bisa diminimalisasi dengan adanya ‘panic button’ atau tombol panik, setidaknya hal itu dirasakan pedangdut Ayu Ting Ting.

Setelah melihat secara langsung sistem keamanan berbasis Android itu di Mapolresta Depok, Ayu yang datang bersama putri semata wayangnya, Bilqis Khumairah Razak, mengaku tak begitu merisaukan aksi kejahatan yang memgancam

“Ini saya rasa sangat bermanfaat ya, apalagi kan saya perempuan. Dengan aplikasi ini kita jadi enggak takut lagi,” katanya saat mengunjungi ruang kendali ‘panic button’ di Mapolresta Depok, Sabtu (21/1).

Pedangdut Ayu Ting Ting bersama putrinya, Bilqis Khumairah Razak, saat mengunjungi Mapolresta Depok, menyaksikan sistem keamanan baru berbasis Android, aplikasi 'panic button' (tombol panik) yang dapat diakses melalui smartphone. Aplikasi ini untuk meminimalisasi tindak kejahatan.
Pedangdut Ayu Ting Ting bersama putrinya, Bilqis Khumairah Razak, saat mengunjungi Mapolresta Depok, menyaksikan sistem keamanan baru berbasis Android, aplikasi ‘panic button’ (tombol panik) yang dapat diakses melalui smartphone. Aplikasi ini untuk meminimalisasi tindak kejahatan.

Ayu mengaku, ada beberapa jenis kejahatan yang paling ditakutinya. Terlebih lagi beberapa waktu lalu, Depok sempat hebohkan dengan maraknya aksi pembegalan.

“Kalau kejahatan yang saya takutin banyak. Ada copet dan aksi kejahatan jalanan lainnya. Takutlah pasti, apalagi kan kita perempuan, kita kan enggak punya pistol kayak pak polisi, jadi ya ini sangat bermanfaat,” ujar biduan asal Kota Depok itu sambil tersenyum.

Aplikasi ‘panic button’ merupakan salah satu alat pendukung keamanan bagi masyarakat. Dengan sistem berbasis Android, aplikasi ini dapat diakses melalui smartphone.

Jika seseorang merasa terancam atau melihat aksi kejahatan, cukup dengan menekan tombol merah yang tertera pada aplikasi dalam ponsel. Dalam waktu singkat, polisi yang berada pada posisi terdekat akan tiba di lokasi kejadian.

“Jadi dengan program ini, sistem keamanan sekarang ada di jarimu. Sistem yang baru ini, kami (polisi) dapat sesegera mungkin menangani sebuah perkara atau kejadian, khususnya yang mengancam keselamatan seseorang,” ujar Wakapolresta Depok Ajun Komisaris Besar Polisi Chandra Sukma Kumara. (arya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *