TNI

PANGKOSTRAD SEMATKAN BREVET KEHORMATAN TAIPUR

HARIANTERBIT.CO – Sebanyak 37 perwira tinggi (Pati) dan empat perwira menengah (pamen) TNI AD disematkan Brevet Kehormatan Taipur oleh Panglima Komando Cadangan Strategi Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen TNI Edy Rahmayadi, bertempat di Daerah Latihan Kostrad Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (4/1).

Di antara perwira yang mendapat penyematan Brevet Taipur yakni, Dankodiklat TNI AD Letjen TNI Agus Kriswanto, Danseskoad Mayjen TNI Dody Usodo Hargo,  Irjenad Mayjen TNI Hadi Prasojo, Aspam Kasad Mayjen TNI Rudy Yulius Huli Seran, Kaskostrad Mayjen TNI Cucu Soemantri, Pangdivif 1 Kostrad Mayjen TNI AM Putranto SSos dan Pandivif 2 Kostrad Mayjen TNI Benny Susianto SIP.

Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi menyematkan Brevet Kehormatan Taipur kepada sejumlah pati dan pamen TNI AD terpilih, bertempat di Daerah Latihan Kostrad Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (4/1).
Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi menyematkan Brevet Kehormatan Taipur kepada sejumlah pati dan pamen TNI AD terpilih, bertempat di Daerah Latihan Kostrad Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (4/1).

Dalam kesempatan tersebut, Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi mengatakan, prosesi penyematan Brevet Taipur ini menandai kehadiran dan keberadaan para pati sebagai warga Satuan Tempur Kostrad.

“Penyematan Brevet kepada para pati dan pamen TNI AD dimaksudkan untuk memberikan gambaran tentang arti penting keberadaan prajurit, Taipur dan sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap Satuan Taipur Kostrad,” kata Edy Rahmayadi.

Sebelum pelaksanaan penyematan brevet, para pati dan pamen tersebut mengikuti uji materi latihan Taipur, mulai dari menggunakan sumpit, memanah, menembak, dayung taktis dan ambuse dalam air.

Penyematan kepada perwira terpilih sebagai warga kehormatan Taipur Kostrad merupakan tradisi satuan yang selama ini dilaksanakan. Momentum ini diharapkan dapat menjadi kebanggaan bagi penerima brevet, dan menjadi bagian dari warga Satuan Taipur Kostrad. Mengingat kualifikasi kemampuan yang terkandung dalam Brevet Taipur bukanlah kemampuan yang yang standar, tapi kualifikasi yang diperoleh melalui latihan dan gemblengan dalam kondisi yang tidak normal dan dilakukan dengan keras.

Dengan demikian tidak berlebihan jika penyematan Brevet Taipur ini sekaligus menjadi sumber motivasi dan inspirasi untuk senantiasa berupaya menampilkan karya terbaik dan sikap ketauladanan sehingga tumbuh semangat kejuangan dan semangat pengabdian yang lebih besar dengan kualitas profesionalisme yang lebih tinggi.

“Selain itu, penghargaan tulus yang diberikan oleh prajurit Satuan Taipur Kostrad diharapkan dapat menumbuhkan ikatan serta hubungan emosional yang positif terhadap satuan Kostrad,” imbuh Edy. (*/dade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *