TNI

KOARMABAR BANTU PENCARIAN KORBAN MUSIBAH KAPAL ZAHRO EXPRESS

HARIANTERBIT.CO – Sejak peristiwa terbakarnya KM Zahro Express yang mengangkut sekitar 184 orang pada Minggu (1/1) di perairan Kepulauan Seribu, Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (pangarmabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, SSos memerintahkan langsung kepada unsur-unsur jajaran Koarmabar dari Satuan Kapal Cepat Koarmabar (Satkat Koarmabar), Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) III Jakarta, Satuan Komando Pasukan Katak Koarmabar (Satkopaska Koarmabar) dan Dinas Penyelamatan Bawah Air Koarmabar (Dislambair Koarmabar) untuk melaksanakan search and rescue (SAR) guna mengevakuasi dan mencari korban di perairan Kepulauan Seribu, Senin (2/1).

Kapal dari jajaran Koarmabar yang tergabung dalam operasi SAR pencarian korban musibah kebakaran KM Zahro Express di perairan Pulau Seribu, Jakarta Utara, Senin (2/1).
Kapal dari jajaran Koarmabar yang tergabung dalam operasi SAR pencarian korban musibah kebakaran KM Zahro Express di perairan Pulau Seribu, Jakarta Utara, Senin (2/1).

“Hingga hari kedua pasca terjadinya musibah kapal Zahro Express, Koarmabar telah mengerahkan sembilan unsurnya yang terdiri dari dua Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) yaitu, KRI Cakalang-852 dan KRI Barakuda-366; dua Kapal Angkatan Laut (KAL) yaitu, KAL Sanca dan KAL Kobra; serta lima Patroli Keamanan Laut (Patkamla) yakni, Patkamla Sunda Kelapa, Patkamla Ronin, Patkamla Mutiara, Patkamla Muara Baru serta Patkamla Untung Jawa,” kata Pangarmabar, di Jakarta, Senin (2/1).

Penumpang kapal Zahro Express dipastikan berjumlah 184 orang sesuai data dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dengan rincian sebagai berikut: korban selamat  130 orang, korban meninggal di RS Polri 22 orang dan di RS Cipto Mangunkusumo satu  orang, korban dirawat di RS Atmajaya 22 orang, di antaranya empat orang dirujuk ke RSPAD, dan satu orang ke RS Polri, serta dirawat di RS PIK dua orang dan RS Pluit tujuh orang.

“Dalam pelaksanaan SAR pencarian korban musibah kapal Zahro Express unsur-unsur Koarmabar bergabung dengan unsur-unsur dari instansi lain di antaranya, unsur Badan SAR Nasional (Basarnas), KPLP, Polairud dan kapal-kapal nelayan setempat,” Aan Kurnia. (*/dade/dispenarmabar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *