PERISTIWA

WAPRES JK BUKA INDO DEFENCE 2016 EXPO & FORUM

HARIANTERBIT.CO – Wakil Presiden Jusuf Kalla resmi membuka pameran Indo Defence 2016 Expo & Forum di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (2/11). Pameran industri pertahanan berskala internasional ini diadakan Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

Pada acara peresmian tersebut, Wapres Jusuf Kalla didampingi Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Ade Supandi, dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Agus Supriatna.

Dalam sambutannya, Wapres JK mengatakan, saat ini dunia dalam ketidakpastian utamanya soal keamanan. Konflik menurutnya terjadi di hampir semua negara di dunia karenanya setiap negara harus siap berperang dalam kondisi darurat.

“Tahun-tahun ini yang pasti adalah hanya ketidakpastian. Di bagian mana pun di dunia ini selalu ada potensi konflik, baik itu masalah sosial, ekonomi. Sebagaimana juga yang selalu menjadi pemahaman kita negara selalu siap menghadapi perdamaian, namun untuk itu maka harus siap untuk perang,” kata Jusuf Kala.

“Apabila siap berperang maka siap juga untuk berdamai. Semua menjadi bagian dari kebijakan semua negara, apalagi Indonesia yang memiliki wilayah luas dan penduduk yang banyak,” lanjutnya.

Wapres Jusuf Kalla usai pembukaan, meninjau stand pameran salah satu peserta Indo Defence 2016 Expo & Forum. di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (2/11).
Wapres Jusuf Kalla usai pembukaan, meninjau stand pameran salah satu peserta Indo Defence 2016 Expo & Forum. di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (2/11).

Sementara itu, Menhan Ryamizard Ryacudu saat menyampaikan sambutan, berharap ajang Indo Defence bisa menjadi wadah untuk menjalin kerja sama teknologi pertahanan antarnegara.

“Saya berharap ajang ini bisa menjadi tempat untuk menjalin kerja sama industri pertahanan dan memperkuat poros maritim negara,” ujar Ryamizard.

Ryamizard menuturkan, pada perhelatan pameran alat pertahanan dari dalam dan luar negeri kali ini diikuti 174 delegasi resmi dari negara sahabat dan enam Menteri Pertahanan yang hadir yakni, Menteri Luar Negeri Yunani, Ceko, Pakistan, Singapura, Timor Leste, dan Filipina.

“Diharapkan acara ini bisa memberi manfaat tidak hanya di bidang pertahanan tapi juga di bidang pariwisata dan ilmu pengetahuan untuk riset,” pungkas Ryamizard.

Acara resmi dibuka secara simbolis dengan penekanan tombol sirine yang dilakukan oleh Wapres, Menhan dan Mendagri. Wapres kemudian meninjau lokasi pameran.

Pameran industri pertahanan bertaraf internasional yang diselenggarakan ketujuh kalinya ini mengangkat tema Bolstering Defence Industri Coorperation: Achieving a Global Maritime Fulcrum and Secure World.

Indo Defence 2016 Expo & Forum pertama kali diadakan pada 2004 sebagai ajang promosi bagi produsen peralatan sektor pertahanan dan keamanan internasional.

Tahun ini tercatat ada 844 peserta dari 45 negara yang akan ikut dalam pameran dua tahunan tersebut.

Seluruh peserta berasal dari 573 perusahaan asing dan 271 perusahaan dalam negeri.

Instansi pemerintah juga ikut ambil bagian, antara lain Badan Keamanan Laut (Bakamla), Badan SAR Nasional, BPPT, LIPI, LAPAN, TNI, Kementerian Perhubungan dan Kementerian Perindustrian.

Perusahaan asing yang ikut memamerkan produknya antara lain Airbus, Arsenal, Avibraz, Brahmos Aerospace, Beretta Defence Technologies, Boeing Defence, Space & Security, China Aerospace, Daewoo Ship Building & Marinne Engineering, Damen Schelde, General Dynamics, Lockheed Martin, Norinco, Optix, Rheinmetall, Roketsan, Rosoboronexport, SAAB dan Thales.

Sementara, industri pertahanan dalam negeri yakni PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia, PT Len Industri, PT Dok Perkapalan Kodja Bahari, PT Industri Telekomunikasi Indonesia, PT Krakatau Steel, PT Industri Kapal Indonesia, PT PAL Indonesia, PT Barata Indonesia, PT Boma Bisma Indra, PT Dok dan Perkapalan Surabaya, PT Dahana, PT Industri Nuklir Indonesia, PT Maju Mapan, PT Sari Bahari, PT Garda Persada, PT Farin Industri Nusantara, PT Palindo Marine dan PT Tesco Indomaritim. (*/dade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *