TNI

PENUTUPAN LATIHAN STANDARDISASI PRAJURIT KOSTRAD GELOMBANG II 2016

HARIANTERBIT.CO – Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi memimpin Upacara Penutupan Latihan Standardisasi Prajurit Kostrad Gelombang II Tradisi Pembaretan dan Penyematan Brevet Cakra Tahun 2016, bertempat di daerah latihan Kostrad, Pantai Palangpangan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (30/10).

Kegiatan tersebut sebagai bentuk pengukuhan dan penerimaan para prajurit terpilih TNI AD menjadi bagian dari keluarga besar Kostrad. Sebelumnya mereka telah mengikuti serangkaian kegiatan latihan dan pembinaan tradisi.

Pada kesempatan tersebut, Pangkostrad menyematkan Brevet Cakra kepada Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono.

“Terima kasih atas semangat dan kerja keras yang ditunjukkan para prajurit Kostrad dalam mengikuti dan menyelesaikan Latihan Standardisasi Prajurit Kostrad Gelombang II,” ucap Pangkostrad dalam sambutannya.

Pangkostrad Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi dan Kasad Jenderal TNI Mulyono diangkat oleh para prajurit Kostrad usai Penutupan Latihan Standardisasi Prajurit Kostrad Gelombang II, Tradisi Pembaretan dan Penyematan Brevet Cakra Tahun 2016, bertempat di daerah latihan Kostrad, Pantai Palangpangan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (30/10).
Pangkostrad Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi dan Kasad Jenderal TNI Mulyono diangkat oleh para prajurit Kostrad usai Penutupan Latihan Standardisasi Prajurit Kostrad Gelombang II, Tradisi Pembaretan dan Penyematan Brevet Cakra Tahun 2016, bertempat di daerah latihan Kostrad, Pantai Palangpangan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (30/10).

“Saya yakin, apa yang telah ditempuh dalam rangka mencapai standardisasi kemampuan khusus yang dituntut bagi setiap prajurit Kostrad,” lanjutnya.

Setelah Upacara Penutupan Latihan Standardisasi Prajurit Kostrad Gelombang II selesai, Kasad Jenderal TNI Mulyono memberikan arahan kepada seluruh prajurit dan menekankan, latihan Cakra ini bertujuan untuk membentuk standardisasi prajurit Kostrad yang memiliki disiplin tinggi, jago tembak, jago perang, jago bela diri dan mempunyai fisik yang prima.

“Jika prajurit Kostrad sebagai kesatuan tempur yang lengkap dan terbaik yang dimiliki TNI AD, sudah seharusnya memiliki standardisasi kemampuan, sehingga selalu bisa melaksanakan tugas yang diberikan,” tandas Mulyono.

“TNI AD saat bertugas khususnya Kostrad, tidak ada kata gagal, yang ada harus sukses dan berhasil pada setiap pelaksanaan tugas,” sambungnya.

Kasad juga mengapresiasi upaya yang sudah dilaksanakan Pangkostrad dalam menyelenggarakan Latihan Standardisasi Prajurit Kostrad, sehingga prajurit yang masuk ke kesatuan di jajaran TNI AD benar-benar siap dan memiliki kemampuan sesuai dengan yangg diharapkan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pangdam III/SLW, Kaskostrad, Danjen Kopassus, Dankormar, Dankorphaskhas, Panglima Divisi Infanteri 1 dan 2 Kostrad, Ir Kostrad, Koorsahli Pangkostrad, Asren Kostrad, para Asisten Kaskostrad, Kabalak Kostrad  serta para Komandan Satuan Jajaran Kostrad. (dade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *