OLAHRAGA

BSANK ADAKAN SOSIALISASI DAN BIMTEK STANDAR PENGELOLA ORGANISASI OLAHRAGA

HARIANTERBIT.CO – Sebanyak 60 perwakilan pengurus besar organisasi olahraga bidang prestasi dan rekreasi menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Standar Pengelola Organisasi Olahraga yang diselenggarakan Badan Standardisasi dan Akreditasi Nasional Keolahragan (BSANK). Acara ini juga dihadiri perwakilan dari perguruan tinggi yang memiliki fakultas olahraga.

Sosialisasi dan bimbingan teknis (bimtek) ini merupakan kegiatan pendahuluan dari pelaksanaan akreditasi organisasi olahraga pada tahun depan,” kata Deputi IV Bidang Olahraga Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olaharaga Gatot S Dewa Broto, di Jakarta, Kamis (27/10).

Deputi IV Bidang Olahraga Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olaharaga Gatot S Dewa Broto (kiri), saat jadi pembicara Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Standar Pengelola Organisasi Olahraga yang digelar BSANK.
Deputi IV Bidang Olahraga Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olaharaga Gatot S Dewa Broto (kiri), saat jadi pembicara Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Standar Pengelola Organisasi Olahraga yang digelar BSANK.

Untuk pelaksanaan akreditasi ini, BSANK telah menerbitkan kebijakan terkait akreditasi yaitu, Sistem Manajemen Mutu BSANK yang terdiri dari Panduan Mutu, Prosedur, Instruksi Kerja serta Formulir, Peraturan Ketua BSANK tentang Tata Cara Akreditasi Olahraga Keolahragaan Bidang Olahraga Prestasi Peraturan Ketua BSANK tentang Tata Cara Akreditasi Olahraga Keolahragaan Bidang Olahraga Rekreasi.

Badan Standardisasi dan Akreditasi Nasional Keolahragaan (BSANK) adalah badan yang dibentuk oleh pemerintah dalam rangka pengembangan, pemantauan, dan pelaporan pencapaian Standar Nasional Keolahragaan melalui Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 2014 tentang Susunan, Kedudukan dan Tata Kerja BSANK serta Keputusan Presiden 171/2015 tentang Pengangkatan Anggota BSANK.

BSANK beranggotakan sembilan orang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kemenpora Dalam menjalankan tugas dan fungsinya BSANK bersifat mandiri dan profesional.

“Sebagai contoh, dalam melaksanakan tugas melakukan pengawasan atas penerapan standar nasional keolahragaan, BSANK telah melakukan penilaian kesesuaian pelaksanaan PON XIx Jawa Bawat terhadap Standar Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional. Dalam penilaian tersebut, BSANK menemukan banyak ketidaksesuaian penyelenggaraan PON XIX Jawa Barat,” ujar Gatot. (dade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *