POLRI

KUASA HUKUM SAORI: PELAKU DIHUKUM SEBERATNYA

HARIANTERBIT.CO – Kasus kekerasan terhadap Saori Ishii (25) merupakan bentuk pelecehan terhadap wanita. Pelaku Joselito Fransis‎co Junior (25) sudah melakukan hal yang tak sepatutnya.

Polisi telah menetapkan status tersangka pada Jose. Pria itu dilaporkan ke polisi karena menganiaya kekasihnya di Apartemen Kalibata City hingga babak belur pada Kamis (20/10).

Zakir Rasyidin sebagai kuasa hukum Saori yang akan mengadakan konferensi pers kepada awak media, sempat mengalami insiden kecil terhadap pihak rumah sakit.

“Sempat terjadi insiden adu mulut antara awak media dengan pihak Rumah Sakit Tria Dipa, Pasar Minggu,” ujar Zakir saat di rumah sakit, Selasa (25/10).

Kemudian, Zakir melobby pihak rumah sakit untuk memberikan waktu kepada awak media, akhirnya awak media diizinkan masuk untuk meliput konferensi pers keluarga Saori.

“Saya sudah izin dokter, katanya media boleh liput,” katanya.

Melalui proses negosiasi yang cukup pelik, akhirnya awak media diizinkan memasuki ruang rawat inap ibu satu anak tersebut.

“Baik boleh rekan-rekan media naik, tapi hanya enam media saja ya, ini untuk kebaikan pasien juga,” ucap petugas resepsionis RS Tria Dipa.

Hingga kini, Saori yang diketahui merupakan seorang model tengah menjalani perawatan di RS Tria Dipa, Pasar Minggu. Selain pengobatan secara fisik, ia juga harus melakukan terapi pemulihan mentalnya.

Pihak keluarga Saori berharap kepada pihak kepolisian agar menghukum Joselito Fransisco Junior dengan hukuman yang seberat-beratnya sesuai dengan perbuatannya.

Seperti diketahui, Saori babak belur setelah menerima pukulan bertubi-tubi dari kekasihnya, Joselito Fransisco Junior yang juga merupakan pengemudi Grab Car.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *