KASUS

GELORAKAN DAN IMPLEMENTASIKAN E TILANG

HARIANTERBIT.CO – Tilang, bukti pelanggaran lalulintas, merupakan sistem penegakkan hukum yang paling dekat dengan masyarakat. Sistem tilang yang sekarang ini dilaksanakan, dirasakan banyak hal yang membuat para pelanggar tidak tercerahkan.

Apa yang ada di mind setnya adalah negative thinking dan saling hujat satu sama lain. Akar permasalahanya adalah :

1. Saling mencurigai + saling tdk percaya karena banyaknya oknum + penyalahgunaan tilang.

2. Sistem tilang manual yang tidak terkoneksi pada sistem-2 lain menimbulkan peluang / kesempatan para oknum aparat untuk memeras atau pelanggar menyuap petugas.

3. Para pelanggar tidak dapat semuanya ditindak oleh petugas sehingga hukum dilecehkan / dianggap main-2,sehingga spirit penegakkan hukum untuk pencegahan + pelayanan keselamatan serta kemanusiaan diabaikan.

4. Dalam proses persidanganyapun tidak manusiawi dan masyarakat menjadi bulan-2 an para calo.

5. Tujuan penerapan tilang tidak tercapai dan sistem filling + recordingnya buruk, analisa tidak tepat dan berdampak pada citra penegakkan hukum yang buruk.‎23tilang

Melihat kondisi yang memprihatinkan, maka reformasi hukum dalam penyelenggaraan penegakkan hukum lalu lintas berupaya membangun e tilang. E tilang (e-lang) merupakan upaya menjembatani, menginspirasi + memberi kesempatan kepada para pelanggar untuk membayar uang denda tilang ke bank ( setor langsung, sms/ e banking, atm, digesek kartu kreditnya).

E-lang dalam implementasinya menyiapkan sistem on line baik pada back office, aplikasi Penindakkan / aplikasi pembayaran, aplikasi untuk penuntutan denda sd penjatuhan putusan denda. Mengimplementasikan Elang (e tilang) yang akan dpt :‎
1. Menginspirasi kepada semua pihak bahwa pelanggaran lalu lintas bisa diterapkan dengan membayar langsung ke bank dan tanpa hadir di sidang‎
2. Mereduksi pungli oknum-2 petugas di lapangan karena dapat langsung membayar ke bank‎
3. Data langgar akan semakin baik dan bisa diterapkan program demeryt point sistem pada perpanjangan SIM.
4. Akan menjadi landasan menuju ele‎
5. Akan bisa dielaborasi pada program2 Eri, ERP, etc, eparking, e samsat/ e banking dsb

Elang merupakan program inisiatif anti korupsi, reformasi birokrasi dan terobosan kreatif dlm penegakkan hukum yg profesional, proporsional, transparan, ada kepastian (adanya keputusan bersama : mahkejapol : untk tingkat nasional, dan diljapol untuk level propinsi / kota atau kabupaten. Dapat dipertanggung jawabkan secara hukum, fungsional maupun secara moral. Dengan cara2 on line akan semakin informatif + mudah mengaksesnya. – CDL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *