RENUNGAN

AKAR KONFLIK KEMANUSIAAN DIAWALI INTOLERANSI DENGAN HEMBUSAN KEBENCIAN

HARIANTERBIT.CO – Intoleransi adalah pandangan yang membenarkan kelompoknya saja, menyalah nyalahkan orang lain. Yang berbeda dianggap salah, yang salah berarti dosa, yang dosa temanya setan, yang setan musuh Tuhan dan layak dihancurkan.

Pemahaman sempit dan memaksakan diri atau menganggap diri dan kelompoknya saja yg paling benar ini juga akar dari kebencian + menumbuh suburkan intoleransi.

ILUSTRASI
ILUSTRASI

Tatkala keyakinan benar + salah dikaitkan dengan suci + dosa, neraka dengan surga, setan + malaikat terlebih merasa terpanggil dan merasa paling dipercaya oleh Tuhan, maka disinilah akar tidak lagi mampu melihat sisi baik org lain.

Semua akan dinerakakan + seakan sudah menjadi hakim agung pembela kebenaran yg sebenarnya membenarkan diri / bermimpi / cara pandang kegilaan don kisot.

Keyakinan-2 yg berbeda dng apa yg diyakini orang kebanyakan akan menjadi radikal dan menganggap diri+ kelompoknya patriot surga. Pedang keadilan ada ditangan kanan dan hak penghakiman terhadap sesama nya dilimpahkan kepadanya. Sesamanya tatkala di judge salah berarti dosa, yg berarti berkaitan setan, setan harus dibasmi karena tidak layak di mata Tuhan.

Pendidikan, pencerahan, pengetahuan yg luas, pengalaman yg banyak, tingkat kedewasaan yg tinggi, kebijaksanaan menjadi sangat penting untuk mampu menghayati atas perbedaan-2, dan memaknai atas konsep-2 keyakinan-2 yg bersifat pribadi maupun konsep-2 benar – salah, baik – buruk, surga- neraka , setan – malaikat dg konteks kemanusiaan.

Tatkala hanyut larut dalam konteks eksklusifisme, merasa paling baik + paling benar, paling berhak dan berbagai paling lainya maka akan menutup kebaikan org lain + sekitarnya. Dan kebencian akn menjadi hembusan provokasinya untk memerangi sesamanya yg berbeda.(CDL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *