PERISTIWA

BPPT-UNIVERSITAS HELSINKI JALIN KERJA SAMA TERKAIT RESISTENSI ANTIBIOTIK

HARIANTERBIT.CO – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melalui Pusat Teknologi Farmasi dan Medika-Kedeputian Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi BPPT bersama dengan University of Heisinki (UH)-Finlandia, dengan tim riset yang dipimpin Prof Marko Virta melakukan kerja sama terkait resistensi antibiotik.

“Kerja sama ini merupakan implementasikan dari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia dengan Kementerian Pendidikan dan Telekomunikasi Finlandia yang ditandatangani di Helsinki pada 26 April 2015,” kata Kepala BPPT Unggul Priyanto di Ruang VIP Gedung II BPPT Lantai 3, Jl MH Thamrin No 8 Jakarta, Selasa (11/10).

Perwakilan BPPT dan Unirvesitas Helsinki bincang-bincang usai penandatangan MoU tentang riset resistensi antibiotik.
Perwakilan BPPT dan Unirvesitas Helsinki bincang-bincang usai penandatangan MoU tentang riset resistensi antibiotik.

Kerja sama yang akan berlangsung selama lima tahun ini bertujuan untuk mendapatkan data kuantitatif terkait cemaran antibiotik dan gen mikroba yang bertanggung jawab terhadap resistensi antibiotik pada daerah aliran sungai yang melewati usaha peternakan, instalasi rumah sakit dan usaha budidaya perikanan, dengan mendapatkan persetujuan dan dukungan pendanaan dari Academy of Finland tanggal 13 Mei 2015.

“Untuk berhasilan kegiatan riset bersama ini, tim BPPT-University of Helsinki, menyertakan pihak lain yakni Michigan State University (AS) untuk menganalisa dan memetakan secara kuantitatif gen pengkode resistensi antibiotik, Ehime University (Jepang) dan Pusat Studi Lingkungan UGM terkait kegiatan samping di lapangan,” ungkap Unggul.

Kasus resistensi antibotik saat ini tengah menjadi sorotan dan tantangan di berbagai belahan dunia. Hal ini disebabkan antibiotik tidak hanya digunakan untuk keperluan pengobatan bagi manusia, tapi juga dimanfaatkan untuk keperluan lain seperti pada usaha peternakan dan usaha perikanan.

Selama satu dekade terakhir, hampir setiap jenis bakteri menjadi lebih kuat dan kurang responsif terhadap pengobatan antiobiotik.

Secara keseluruhan, output akhir dari kerjasama riset BPPT-University of Helsinki ini adalah tersusunnya sebuah rekomendasi yang konprehensif bagi seluruh pemangku kepentingan terkait peta kejadian resistensi antibiotik di Indonesia. (dade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *