DAERAH

PIMPINAN PADEPOKAN ANTI GALAU TERPILIH JADI KETUA GP ANSOR KABUPATEN CIREBON

HARIANTERBIT.CO – Keseriusan untuk memimpin di salah satu ormas Islam semakin terbuka, kini Pimpinan Padepokan Anti Galau Ustaz HM Ujang Bustomi Al Hafidz secara aklamasi terpilih sebagai ketua GP Ansor Kabupaten Cirebon masa bakti 2016-2020.

Terpilihnya Ujang Busthomi oleh ratusan pengurus ranting dan pengurus anak cabang ini setelah rivalnya, Waswin Janata, menyatakan mengundurkan diri dalam pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) GP Ansor Kabupaten Cirebon yang digelar di Gedung NU Sumber, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.

Ustaz Ujang Busthomi Al Hafidz
Ustaz Ujang Busthomi Al Hafidz

Di lokasi pelaksanaan konfercab, sempat muncul isu, bahwa pelaksanaan konfercab akan berjalan ricuh membuat para petinggi GP Ansor dari pusat, wilayah dan cabang serta para kandidiat ketua melakukan komunikasi intensif untuk menghindari adanya hal yang tidak diinginkan terjadi dalam konfercab.

Pelaksanaan konfercab menghindari vooting untuk meminimalisasi situasi memanasnya konfercab. Hal itu juga disampaikan Rois Syuriah PCNU Kabupaten Cirebon KH Usamah Mansyur yang berharap kepada para kandidat siap untuk menang dan siap kalah agar pelaksanaan konfercab berjalan tertib, aman dan damai serta sukses tanpa ekses.

Ketua terpilih Ustaz HM Ujang Busthomi Al Hafidz atau yang akrab dipanggil Kang Ujang mengatakan, terpilihnya menjadi ketua PC GP Ansor, bukan soal menang atau kalah, yang pasti ini semua bentuk kekompakan kita untuk bersama-sama berkhidmat dan memajukan Ansor ke depan, bersama dalam suksesi kepemimpinan organisasi ini atas harapan besar warga NU dan masyarakat Indonesia umumnya pada keluarga besar GP Ansor.

“Terima kasih buat semuanya atas doa dan dukungannya, saya tidak akan bisa memajukan Ansor, tanpa adanya sahabat semua kader Ansor,” ujar Kang Ujang.

Ditanya soal program yang akan dilakukan ke depan, Kang Ujang mengatakan, program utama adalah akan melakukan pembenahan organisasi dan penguatan sistem kaderisasi, serta pemberdayaan potensi kader sampai di tingkat ranting. Ia akan mengupayakan bagaimana Ansor dan Banser, baik itu kadernya maupun organisasinya menjadi besar.

“Insya Allah target setahun ke depan kami ingin Ansor dan Banser terlihat besar, besar bukan saja karena banyak kadernya tetapi kegiatannya juga,” pungkas Kang Ujang. (nurudin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *