POLRI

HELM DUA GEROBAK DICURI, PELAKUNYA DI DOR

HARIANTERBIT.CO – Sat Reskrim Polsek Cilincing menagkap Muhammad Amin alias Tule (25) di kediamannya di Kampung Karang Tengah, Desa Pusaka Rakyat RT 001/001, Tarumajaya,Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (26/6) malam.

Tule merupakan pelaku perampokan terhadap pedagang helm di Jalan BKT RT 001/09, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis (23/6) lalu. Saat akan ditangkap Tule melaukan perlawan, sehingga polisi mengambil tindakan tegas dengan melakukan tembakan ke arah kaki pelaku.

Albarudin (37) merupakan pedagang helm sekaligus warga Kampung Dua RT 001/02, Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada Kamis 23 Juni 2016 sekira pukul 02.00 WIB, mengetahui bahwa dua gerobak berisi 101 lebih helm berbagai merk hilang diambil maling, dilokasi berdagangnya jalan BKT RT 001/09, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara.

Sebagaimana Laporan Polisi Nomor Pol : 113/K/ VI/ 2016/ Sek Cilincing, 25 Juni 2016 sesuai Pasal 363 KUHPidana, Polsek Cilincing langsung menindaklanjuti laporan tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Cilincing, AKP Andry Soeharto mengatakan pihaknya langsung melakukan pengembangan dan penyelidikan mendalam. Kami langsung mencari keberadaan pelaku (Tule). Berkat informasi yang kami himpun, pelaku kami temukan di kediamannya, namun sempat melakukan perlawanan dengan mengeluarkan sebilah pisau. Terpaksa, timah panas kami berikan dan mengarah ke kaki kiri pelaku.

“Sementara itu pelaku lainnya yang merupakan rekan Tule, berinisial T berhasil melarikan diri,” papar AKP Andry.

Dari tangan pelaku ditemuka barang bukti 1 buah kunci T yang digunakan untuk membuka kunci gerobak dan 101 buah helm milik dagangan korban atau pelapor.

AKP Andry menambahkan, pelaku terhitung sudah dua kali melakukan tindak kejahatan perkara pencurian dan kekerasan.

“Dia ini, residivis perkara 365 KUHPidana, dan baru keluar pada bulan September 2015 lalu dari Lapas di Nusakambangan, dengan kejahatan yang sama. Berdasarkan pengakuan pelaku, pisau yang kerap dibawanya untuk menyambung hidup sehari-hari dengan melakukan tindak curat-curas di Kawasan Bekasi-Cilincing,” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *