POLRI

DICAMPUR AIR AKI DAN BLENDER, SABU 125 MILIAR DIMUSNAHKAN

HARIANTERBIT.CO – Ditnarkoba Polda Metro Jaya disaksikan Kejaksaan melakukan pemusnahan narkoba jenis sabu cair 42 Kg, sabu kristal 4,8 Kg dan 109.700 butir ekstasi di Polda Metro Jaya, Kamis (16/6).

“Pemusnahan dilakukan untuk memberikan hukum, sebab polisi diamanahlan memusnahkan barang bukti hasil penyelidikan. Ada lima laporan dengan total delapan orang tersangka. Dua diantaranya WNA, satu berinisial BLS warga Iran pada kasus sabu cair dan kedua berinisial CKP warga Malaysia pada kasus ekstasi,” ujar Dirnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol John Turman Panjaitan.

John menerangkan, delapan orang tersangka itu dibekuk di tiga tempat berbeda, pertama kasus sabu cair, tersangka dibekuk di Expedisi Aramex Jalan Raya Bekasi Timur, Pulogadung, Jaktim. Tersangka sabu dibekuk di Jalan Maleo, Bintaro Jaya Sektor 9, Pondok Aren, Tangsel.

Sedang ekstasi tersangka dibekuk di depan Apotik Roxy Jalan Mangga Besar IX, Taman Sari, Jakarta Barat di salah satu hotel ternama di Jakarta.

“Pemusnahan dilakukan dengan cara ditaruh di bak kontrol berisi air lunak atau air aki untuk mengurai kandungan untuk sabu cair. Sedang sabu kristal dan ekstasi di blender, hasil blenderan dituang ke bak kontrol,” katanya.

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Nandang Jumantara menerangkan, modus para tersangka itu memasukan narkoba ke Indonesia melalui jalur laut. Narkoba dikemas dengan berbagai bentuk benda, seperti genset, blower, dan pipa paralon untuk mengelabui petugas pelabuhan.

Pemusnahan narkoba senilai Rp125 miliar dan menyelamatkan 156.000 jiwa dari ketergantungan narkoba. “Langkah ini harus terus dilakukan, mengingat Indonesia sudah masuk kategori bahaya narkoba. Kita tidak boleh membiarkan anak bangsa ini menjadi korban narkotika,” paparnya.

Tersangka dijerat pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dan atau denda maksimal Rp10 miliar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *