RENUNGAN

KEMAKMURAN YANG SEBENARNYA – ke2-tamat

HARIANTERBIT.CO – Kematian adalah hal yang sangat biasa. Kita turun ke sini hanya untuk belajar sementara waktu, mungkin 60,40 tahun, empat tahun, empat hari, dan empat minggu. Itu tergantung pada seberapa lama pelajaran yang perlu kalian pelajari. Seperti guru Zen yang tadi kita singgung, mungkin dia perlu mendapatkan banyak pelajaran, jadi dia hidup hingga 120 tahun.

Ada orang yang kembali sangat cepat. Ada bayi yang menyelesaikan pelajaran mereka ketika mereka lahir. Kemudian, mereka pergi! Kita, para orang dewasa yang tidak tahu, banyak menangis ketika bayi itu meninggal.

Sesungguhnya, itu baik bagi dia, paham? Dunia ini terbalik-balik. Kematian bukanlah hal buruk. Yang perlu ditakutkan adalah pada saat kita mati, kita belum menyelesaikan pelajaran kita. Maka, kita harus datang kembali dan mati sekali lagi, sangat menyusahkan. Karena itu, kita harus
membuatnya hanya mati sekali saja.

Jika tidak, kita harus datang kembali berulang kali. Sebelum kebiasaan-kebiasaan lama dihilangkan, ada lebih banyak lagi kebiasaan buruk ditambahkan sebelum kita datang kembali.
Ketika kita telah mengumpulkan terlalu banyak, kita menjadi orang yang sangat buruk dengan banyak kebiasaan buruk. Ketika kita pertama turun, kita lebih naif dengan hanya satu atau dua masalah.

Namun, jika kita datang berulang kali, sebelum kita berhasil menghilangkan kebiasaan-kebiasaan sebelumnya, kita belajar kebiasaan-kebiasaan yang lebih buruk di dunia ini. Ketika ditambahkan terus-menerus, itu menjadi semakin serius. Sifat-sifat buruk ini harus dibakar habis dengan api
neraka. Itulah saatnya pergi ke neraka.

Sesungguhnya, ini adalah sistem evolusi. Seperti halnya kadang ketika peralatan kita tidak bekerja dengan baik lagi atau tidak dapat digunakan lagi setelah digunakan untuk waktu yang lama, maka kita membakar atau meleburnya dan membuat yang baru. Seperti halnya ketika mobil telah sangat tua, ia dilebur menjadi sepotong besi.

Kemudian kita menggunakan besi itu untuk membuat alat lain. Diri kita adalah seperti ini. Jika
kita tidak bekerja baik, Tuhan akan melebur kita menjadi sebuah potongan dan membuat sebuah alat baru yang lebih sempurna dari potongan itu. Karena itu, neraka dan surga adalah peralatan untuk membuat kita berevolusi dan berkembang. Jika kita tidak membuat kemajuan, sang pencipta akan membantu. Neraka adalah semacam bantuan.

Sumber:
http://www.godsdirectcontact.org.tw/eng/news/70/m-1.htm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *