PERISTIWA

NGUTIL, 3 WANITA DIGEBUKI DI PASAR DEPOK JAYA

HARIANTERBIT.CO – Tiga perempuan, dikeroyok massa di Pasar Depok Jaya, Pandoran Mas, Selasa (5/1/2016). Meski ketiganya sempat meminta ampun, namun massa sebagian pedagang yang sudah kesal tak mengenal ampun.

Ketiga perempuan itu:

o. Delta,51,
o. Wati,45,
o. Lia,25,

Ketiganya mencuri dua kantong plastik pakain anak-anak dari toko di Blok O yang dianggap tak banyak karyawannyha. Namun, saat ketiganya beraksi, ternyata sudah diketahui pedagang lain. Dari tersangka disita barang bukti pakain hasil malingan.

Modusnya mereka masuk ke toko berbarengan. Berlagak berbelanja, dua wanita sibuk mencocokkan pakaian ke badannya. Kepada penjaga yang mendekat, mereka menanyakan harga dan menawar.

Saat bersamaan, dua lainnya bergerak cepat memasukkan barang ke tas plastik besar yang dibawanya. Tumpukan celana jins untuk anak, kaos dan pakaian anak cepat dimasukkan dalam tas.

Begitu penuh, satu per satu wanita ini keluar membawa hasil curiannya. Namun, seorang pegawai toko melihat kejanggalan itu. Satu orang dicegat karena ia hafal benar saat masuk tas wanita itu kempes.

Sadar kepergok, satu pencuri melempar tas yang dibawanya. Pegawai toko pun menudingnya maling. Tuduhan itu ditolak sambil membuka tangan lebar-lebar pertanda dia tak mencuri.

Upaya membela diri membuat karyawati toko itu kesal. Ia terus menginterogasi. Saat bersamaan, satu wanita lainnya keluar toko membawa tas plastik besar. Ia pun kepergok.

Kegaduhan di depan toko membuat massa berdatangan. Tanpa ada yang mengkomando, satu orang mulai melepas pukulan ke wanita separuh baya bertubuh kurus yang terus mengaku tak mencuri. Ia menunjuk satu temannya yang berupaya kabur sambil menenteng tas isi pakaian yang belum dibayarkan.

Wanita ini juga kena tempeleng. Suasana makin panas ketika massa juga menangkap satu wanita bergaya pembeli yang diam-diam berupaya kabur. Jotosan pun mendarat di wajahnya. “Satu pelaku dalam pengejaran,” ungkap Kapolsek Pancoranmas Kompol Tata Irawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *